Dukung Kemhan Beli Alutsista dari Pinjaman LN, Komisi I: Sudah Tertinggal 10 Tahun

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 07 Juni 2021 | 14:38 WIB
Dukung Kemhan Beli Alutsista dari Pinjaman LN, Komisi I: Sudah Tertinggal 10 Tahun
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto urus singkong di Kalimantan Tengah. (Antara)

Suara.com - Anggota Komisi I dari Fraksi Golkar, Bobby Rizaldi, menyebut pihaknya mendukung rencana Kementerian Pertahanan (Kemhan) membeli alutsista.

Bobby menilai kondisi alutsista yang dimiliki Indonesia saat ini sudah tertinggal jauh.

"Jadi kita kalau di DPR itu dalam hal kebatinnya pasti mendukung. Tetapi ini tentu juga harus dilandasi oleh alasan-alasan rasional," kata Bobby dalam diskusi yang digelar Investasi Alutsista Demi Proteksi Kedaulatan Nasional di Masa Depan secara virtual, Senin (7/6/2021).

Bobby menuturkan, alasan DPR mendukung pembelian alutsista ialah karena secara posturnya sudah tertinggal sejak 1998 hingga 2008.

Ia menyebut pada periode tersebut tidak ada modernisasi yang dilakukan negara terhadap alutsista yang dimiliki.

"Sehingga ada beberapa senjata yang diawaki itu sudah lewat masa pakainya, tingkat kesiapan rendah yang harusnya itu tingkat kesiapan bisa dilakukan pembelian baru atau ada extended life atau macam-macam istilahnya," ujarnya.

Upaya modernisasi itu sempat dilakukan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membuat program Minimum Essential Forces (MEF). Program MEF itu artinya anggaran pertahanan bakal ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai pemenuhan kebutuhan esensial.

"Jumlah prajurit berdasarkan jumlah penduduk, jumlah alutsista berdasarkan luasan wilayah dan itu ada rasio-rasionya. Oleh karenanya percepatan-percepatan ini dituangkan dalam kebijakan fiskal dalam badan penganggaran," tuturnya.

Berbicara soal pembelian alutsista untuk pemenuhan upaya modernisasi, Kemhan bakal menggunakan dana pinjaman dari luar negeri.

baca juga

Menurut Bobby, hal tersebut lazim dilakukan negara karena memang Indonesia tidak bisa kemudian menggunakan dana dan memproduksinya sendiri mengingat kemampuannya yang masih terbatas.

"Dari dulu emang pembelian alutsista itu pinjaman luar negeri, itu sih tidak ada yang berubah karena kan kita masih belum bisa memiliki teknologi yang setingkat dengan negara-negara produsen dan juga teknologi material kita, kalau kita coba buat dalam negeri itu masih tidak efisien."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Utang untuk Beli Alutsista, Jubir Menhan: Tenornya Panjang dan Bunga Kecil

Rencana Utang untuk Beli Alutsista, Jubir Menhan: Tenornya Panjang dan Bunga Kecil

News | Senin, 31 Mei 2021 | 21:01 WIB

Draf Perpres Pengadaan Alutsista Bocor, Kemenhan: Kami Usut Pelakunya

Draf Perpres Pengadaan Alutsista Bocor, Kemenhan: Kami Usut Pelakunya

News | Senin, 31 Mei 2021 | 20:29 WIB

Klarifikasi Kemhan Soal Utang ke Luar Negeri Buat Pengadaan Alutsista

Klarifikasi Kemhan Soal Utang ke Luar Negeri Buat Pengadaan Alutsista

News | Senin, 31 Mei 2021 | 14:12 WIB

Soal Pinjaman Luar Negeri untuk Pengadaan Alutsista, Begini Penjelasan Kemenhan

Soal Pinjaman Luar Negeri untuk Pengadaan Alutsista, Begini Penjelasan Kemenhan

News | Minggu, 30 Mei 2021 | 13:20 WIB

Terkini

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:17 WIB

×