Satu Keluarga Muslim Ditabrak di Kanada, PM Pakistan Ikut Mengecam

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 09 Juni 2021 | 13:20 WIB
Satu Keluarga Muslim Ditabrak di Kanada, PM Pakistan Ikut Mengecam
Mantan bintang kriket, Imran Khan menjadi Perdana Menteri Pakistan. (Shutterstock)

Suara.com - Perdana Menteri Pakistan mengecam tragedi dimana seorang pria Kanada sengaja menabrak satu keluarga Muslim dan menyebutnya sebagai tindakan terorisme yang disengaja.

Perdana Menteri Imran Khan mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa serangan yang terjadi hari Minggu menimbulkan Islamopfobia di negara-negara barat.

"Sedih mengetahui pembunuhan keluarga Muslim Kanada asal Pakistan di London, Ontario. Tindakan terorisme yang terkutuk ini mengungkapkan Islamofobia yang berkembang di negara-negara Barat. Islamofonia perlu dilawan secara holistik oleh masyarakat internasional," tulis Khan di akun Twitter-nya.

Menyadur Khaleej Times, Rabu (9/6/2021) pihak berwenang Kanada mengatakan mereka sedang menyelidiki potensi tuduhan terorisme terhadap pelaku yang merupakan seorang pria berusia 20 tahun.

Keluarga besar mengeluarkan pernyataan yang mengidentifikasi korban tewas sebagai Salman Afzal, 46; istrinya Madiha, 44; putri mereka Yumna, 15, dan seorang nenek berusia 74 tahun yang namanya dirahasiakan. Seorang anak laki-laki yang dirawat di rumah sakit diidentifikasi sebagai Fayez.

"Semua orang yang mengenal Salman dan keluarga Afzal lainnya tahu keluarga teladan mereka sebagai Muslim, Kanada, dan Pakistan," kata pernyataan itu.

"Mereka bekerja sangat keras di bidangnya dan unggul. Anak-anak mereka adalah siswa terbaik di sekolah mereka dan terhubung kuat dengan spiritual identitas mereka." sambungnya.

Pihak keluarga korban juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa masyarakat perlu melawan kebencian dan Islamofobia.

"Pemuda yang melakukan aksi teror ini dipengaruhi oleh kelompok yang diasosiasikan, dan masyarakat lainnya harus mengambil sikap tegas terhadap hal ini, dari tingkat tertinggi di pemerintahan kita hingga setiap anggota masyarakat," katanya.

baca juga

Nathaniel Veltman menghadapi empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama. Polisi mengatakan bahwa warga London tersebut tidak mengenal para korban.

Detektif Supt. Paul Waight mengatakan polisi belum menentukan apakah tersangka adalah anggota kelompok kebencian tertentu.

Dia mengatakan polisi London bekerja sama dengan polisi federal dan jaksa untuk melihat kemungkinan tuduhan terorisme.

Waight menolak merinci bukti yang menunjukkan adanya kemungkinan kejahatan rasial, tetapi mengatakan serangan itu direncanakan.

Walikota Ed Holder mengatakan bendera akan diturunkan selama tiga hari di London, yang katanya memiliki 30.000 hingga 40.000 warga Muslim.

Menteri Keamanan Publik Kanada Bill Blair menyebut serangan itu sebagai "tindakan Islamofobia yang mengerikan".

Blair juga berjanji akan mengerahkan sumber daya federal yang dimilikinya untuk membantu polisi London dalam penyelidikan, jika mereka membutuhkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Korban Tabrakan Kereta Api di Pakistan Tembus 63 Jiwa, Ada Bayi 1 Bulan

Jumlah Korban Tabrakan Kereta Api di Pakistan Tembus 63 Jiwa, Ada Bayi 1 Bulan

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 15:54 WIB

4 Orang Satu Keluarga di Kanada Ditabrak Pakai Truk Gara-gara Beragama Islam

4 Orang Satu Keluarga di Kanada Ditabrak Pakai Truk Gara-gara Beragama Islam

Jatim | Selasa, 08 Juni 2021 | 14:08 WIB

Bermotif Kebencian, Seorang Pemuda Tabrak Satu Keluarga Muslim di Kanada

Bermotif Kebencian, Seorang Pemuda Tabrak Satu Keluarga Muslim di Kanada

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

×