alexametrics

Covid-19 Varian India Masuk Kudus, Satgas IDI: Lalai Sedikit Bisa Bahaya Besar

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Covid-19 Varian India Masuk Kudus, Satgas IDI: Lalai Sedikit Bisa Bahaya Besar
Profesor Zubairi Djoerban (YouTube/ProfesorZubairi)

Zubairi Djoerban mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan

Suara.com - Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menyebut kasus Covid-19 varian India sudah masuk ke Indonesia.

Ada 28 warga Kudus, Jawa Tengah dinyatakan positif Covid-19 varian India atau Delta.

Melalui akun Twitter @profesorzubairi, Zubairi mengimbau agar masyarakat tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pasalnya, lalai sedikit maka akan berakibat fatal menyumbang lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: Covid-19 India Masuk Kudus, Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

"Peringatan. Varian India (Delta) ditemukan pada 28 warga Kudus. Sedikit kelalaian kita, maka bisa menyebabkan bahaya besar," kata Zubairi seperti dikutip Suara.com, Minggu (13/6/2021).

Zubairi mencontohkan negara Australia yang memiliki kontrol perbatasan sangat ketat namun bisa ditembus dengan varian India.

"Australia yang kontrol perbatasannya ketat, bisa ditembus varian ini," ungkapnya.

Ketua Satgas Covid-19 IDI imbau publik waspada covid-19 masuk Indonesia (Twitter)
Ketua Satgas Covid-19 IDI imbau publik waspada covid-19 masuk Indonesia (Twitter)

Zubairi menyebut varian Covid-19 dari India tersebut memiliki transmisibilitas cepat dibandingkan dengan varian baru.

Oleh karenanya, temuan varian baru dari India tersebut harus benar-benar diwaspadai agar tak menyebabkan lonjakan kasus.

Baca Juga: Menyebar Lewat Pekerja Migran, Begini Awal Mula Meledaknya Covid-19 di Kudus

"Varian ini memang punya transmisibilitas lebih cepat dibanding varian lain. Waspada," tuturnya.

Komentar