Komisi I Lockdown Gara-gara Covid-19, DPR Batasi Kehadiran Fisik, Perbanyak Virtual

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 16 Juni 2021 | 10:46 WIB
Komisi I Lockdown Gara-gara Covid-19, DPR Batasi Kehadiran Fisik, Perbanyak Virtual
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Dok: DPR)

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat bergerak cepat melakukan sterilisasi menyusul ruang Komisi I DPR yang lockdown. Diketahui keputusan lockdown diambil usai sejumlah anggota, staf, dan office boy (OB) positif Covid-19.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan proses sterilisasi tidak hanya dilakukan di Komisi I, melainkan ruangan komisi lainnya.

Menanggapi sejumlah pihak yang positif Covid-19 di Komisi I, Dasco berujar DPR akan lebih meningkatkan protokol kesehatan secara ketat. Langkah itu segera diputuskan dalam Badan Musyawarag atau Bamus.

"Pada Bamus besok kita akan ambil langkah-langkah kemungkinan untuk kembali lagi pada prokes lagi tinggi," ujar Dasco di Kompleks Parlemen DPR, Rabu (16/6/2021).

Salab satu prokes yang diterapkan ialah mengenai kehadiran fisik anggota di dalam rapat-rapat komisi. Di mana persentase kehadiran secara fisik akan dikurangi.

"Persentase kehadiran yang datang maupun virtual itu lebih banyak yang virtual," pungkasnya.

Anggota Dewan hingga OB Kena Covid

Sebelumnya diberitakan, Komisi I DPR RI memutuskan melakukan lockdown usai mendapati sejumlah anggotanya positif Covid-19. Bukan hanya anggota, Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis mengatakan beberapa tenaga ahli dan staf mereka juga positif Covid-19.

Akibat ada sejumlah orang yang positif Covid-19, Abdul mengatakan sejak Senin, Selasa, dan Rabu pekan ini ruangan Komisi I dikosongkan untuk dilakukan sterilisaai.

baca juga

"Komisi I sedang lockdown. Ada beberapa anggota, tenaga ahli, dan staf, juga OB yang juga positif Covid-19," kata Abdul secara daring dalam agenda diskusi DPR, Selasa (15/6/2021).

Ia menjelaskan prosedur testing menggunakan metode swab PCR juga langsung dilakukan kepada seluruh pihak yang bekerja di ruang Komisi I.

"Alhamdulillah hari ini, saya sih kemarin sudah PCR dan negatif. Alhamdulillah.

Kekinian berdasarkan informasi yang diterima, Abdul mengabarkan bahwa ada penambahan kasus positif Covid-19 yang terjadi kepasa staf Komisi I. Kendati demikian ia tidak merinci total orang yang positif.

Namun ia memastikan lockdown masih diberlakukan setidaknya hingga pekan ini.

"Komisi dalam tiga hari ini, bahkan sampai Jumat tidak ada kegiatan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota, Staf hingga OB Positif Covid-19, Komisi I DPR Lockdown Sepekan

Anggota, Staf hingga OB Positif Covid-19, Komisi I DPR Lockdown Sepekan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:12 WIB

Hambat Daerah yang Siap Buka Sekolah, Nadiem Diminta Tak Seragamkan Belajar Tatap Muka

Hambat Daerah yang Siap Buka Sekolah, Nadiem Diminta Tak Seragamkan Belajar Tatap Muka

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 14:44 WIB

Usai Dengar DPR Keberatan, Menteri Nadiem Siap Kaji Soal Pajak Pendidikan

Usai Dengar DPR Keberatan, Menteri Nadiem Siap Kaji Soal Pajak Pendidikan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 14:21 WIB

Kompak Tolak PPN Pendidikan, Komisi X DPR: Bikin Megap-megap Ortu Murid

Kompak Tolak PPN Pendidikan, Komisi X DPR: Bikin Megap-megap Ortu Murid

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 14:03 WIB

Terkini

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:46 WIB

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:37 WIB

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:35 WIB

Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:31 WIB

DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:31 WIB

×