alexametrics

Santai Bobol Rumah di Kebon Pala, Komplotan Maling Ngaku Pegawai Kelurahan ke PRT

Agung Sandy Lesmana
Santai Bobol Rumah di Kebon Pala, Komplotan Maling Ngaku Pegawai Kelurahan ke PRT
Kapolsek Makasar Kompol Tumpak Ferison Hutagaol saat olah TKP di rumah korban pencurian yang berada di Kebon Pala, Jakarta, Selasa (15/6/2021). (HO/Polsek Makasar)

"Awalnya saat kedua ART, atas nama Nova dan Muhiddin sedang berada di rumah mereka didatangi seorang pria yang mengaku petugas kelurahan."

Suara.com - Komplotan pencuri yang diduga berjumlah tujuh orang membobol rumah warga atas nama Damar di Jalan Masjid Al-Falah, RT 07 RW 02, Kelurahan Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur. Mereka berpura-pura sebagai petugas kelurahan setempat. 

Kapolsek Makasar Kompol Tumpak Ferison Hutagaol mengatakan pencurian disertai pemberatan itu terjadi pada Rabu (9/6) lalu, sekitar pukul 11.50 WIB.

"Awalnya saat kedua ART, atas nama Nova dan Muhiddin sedang berada di rumah mereka didatangi seorang pria yang mengaku petugas kelurahan," kata Tumpak Ferison Hutagaol saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Tumpak Ferison mengatakan saat itu pencuri meminta kedua ART untuk keluar dengan modus membantu pengukuran jalan untuk pengerjaan proyek dan penebangan pohon di Jalan Masjid Al-Falah.

Baca Juga: Awalnya Tengok Kanan-Kiri, Aksi Perempuan Ini Bikin Geregetan Saat Lihat HP di Motor

Tumpak melanjutkan kedua ART tersebut tidak menaruh curiga dan menuruti permintaan tersebut lantaran penampilan komplotan pencuri yang rapih layaknya petugas kelurahan.

"Saat mereka keluar rumah itu datang pelaku lain lalu masuk ke rumah korban. Jadi pelaku yang mengaku sebagai petugas kelurahan ini bertugas mengalihkan perhatian kedua ART," ujar Tumpak Ferison.

Tumpak menambahkan aksi komplotan pencuri itu terekam kamera CCTV. Secara bergantian keempat pelaku masuk ke rumah korban, sementara dua pelaku lain yang mengemudikan sepeda motor menunggu di depan sambil mengalihkan perhatian warga.

Komplotan pencuri itu, kata Tumpak, menggasak uang sebesar Rp2 juta dan juga telepon seluler. Komplotan pencuri itu kini dalam pengejaran polisi.

"Mereka tidak sadar saat pelaku masuk. Baru tahu kejadian setelah pelaku pergi dan saat masuk rumah mendapati kamar berantakan," ujar Tumpa

Baca Juga: Beraksi Pagi-pagi, Duo Maling Motor Polisi di Pancoran Takut-takuti Warga Pakai Korek Gas

Komentar