Donald Trump: Stop Berikan Vaksin Covid-19 ke Anak-anak!

Dythia Novianty

Jum'at, 18 Juni 2021 | 05:28 WIB
Donald Trump: Stop Berikan Vaksin Covid-19 ke Anak-anak!
Donald Trump. (Instagram @realdonaldtrump)

Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menentang pemberian vaksin virus corona (Covid-19) kepada anak-anak.

Dia mengklaim secara keliru bahwa usia sekolah tidak terpengaruh terhadap virus Covid-19.

“Kami beruntung kami memiliki vaksin, tetapi vaksin pada orang yang sangat muda adalah sesuatu yang harus Anda hentikan,” katanya kepada pembawa acara Fox News Sean Hannity dalam sebuah wawancara, sebagaimana melansir Independent, Jumat (18/6/2021).

Mantan presiden itu tidak menjelaskan rentang usia "anak muda" yang dia maksud ketika membuat klaim.

“Maksud saya, saya tidak melihat alasan, dan saya sangat percaya pada apa yang kami lakukan dengan vaksin, tetapi setiap anak sekolah, di mana 99,99 persen, mereka tidak terpengaruh dengan buruk,” ujarnya.

“Harus menerima vaksin, saya pikir itu adalah sesuatu yang harus Anda mulai pikirkan karena saya pikir itu tidak perlu,” ungkap dia.

Bulan lalu, Food and Drug Administration (FDA) memberi Pfizer otorisasi penggunaan darurat vaksin Covid-19 untuk anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun, menyusul hasil positif dari uji klinis perusahaan.

Anak-anak memiliki persentase rawat inap dan kematian lebih rendah selama pandemi virus corona, tetapi mereka tidak kebal terhadap virus tersebut.

Di Inggris Raya, varian delta, yang telah menjadi strain dominan di negara itu, memuncak pada kelompok yang lebih muda berusia 12 hingga 20 tahun.

baca juga

"Kami memastikan mereka mendapatkan divaksinasi,” kata Dr Anthony Fauci dalam konferensi pers Gedung Putih belum lama ini.

Para peneliti sekarang sedang mempelajari keamanan dan kemanjuran vaksin Covid-19 pada anak-anak berusia 11 tahun ke bawah.

Bulan lalu, Presiden Joe Biden mendorong anak-anak menerima vaksin Covid-19 setelah izin penggunaan darurat dibuka untuk kelompok usia mereka.

“Kami akan memiliki, untuk pertama kalinya, vaksin Covid-19 yang aman dan efektif untuk remaja di atas usia 12 tahun,” kata Biden saat itu.

“Populasi baru ini akan menemukan peluncuran vaksin dengan cepat dan efisien,” tambahnya.

Anak-anak kebanyakan menunjukkan gejala minimal dari Covid-19 pada awal pandemi.

Tetapi sekarang ada sebagian kecil kasus pada anak-anak yang menunjukkan sindrom multi-inflamasi langka, atau MIS-C, setelah tertular varian baru Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cukup Cuma Vaksin, Ini Cara Agar Tetap Bisa Terhindari dari Covid-19

Tak Cukup Cuma Vaksin, Ini Cara Agar Tetap Bisa Terhindari dari Covid-19

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 16:15 WIB

5 Potret Klinik Vaksin Agnez Mo, Gratis dan Sediakan Fasilitas Lengkap

5 Potret Klinik Vaksin Agnez Mo, Gratis dan Sediakan Fasilitas Lengkap

Entertainment | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:54 WIB

Catat! Indonesia Target Vaksin COVID-19 1 Juta Orang Tiap Hari Mulai Juli 2021

Catat! Indonesia Target Vaksin COVID-19 1 Juta Orang Tiap Hari Mulai Juli 2021

Jakarta | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:54 WIB

Picu Kerumunan Hebat, Dinkes Batam Hentikan Vaksinasi Massal Walk In

Picu Kerumunan Hebat, Dinkes Batam Hentikan Vaksinasi Massal Walk In

Batam | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:53 WIB

Agnez Mo Bikin Klinik Vaksin Covid-19 Gratis, Publik: Ini Baru Sultan

Agnez Mo Bikin Klinik Vaksin Covid-19 Gratis, Publik: Ini Baru Sultan

Riau | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:08 WIB

CureVac, Vaksin Covid-19 yang Gagal karena Efektivitasnya 47 Persen!

CureVac, Vaksin Covid-19 yang Gagal karena Efektivitasnya 47 Persen!

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 15:07 WIB

Terkini

Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?

Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:48 WIB

Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta

Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB

24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:44 WIB

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:43 WIB

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:36 WIB

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:30 WIB

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:27 WIB

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

×