- Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan untuk meresmikan kesepakatan konservasi dan restorasi situs budaya tersebut.
- Titiek Soeharto turut hadir dalam kunjungan tersebut dan melakukan sesi foto bersama Presiden Prabowo serta Perdana Menteri Narendra Modi.
- Kunjungan ini menegaskan hubungan sejarah dan kebudayaan yang kuat antara Indonesia dan India selama lebih dari seribu tahun terakhir.
Suara.com - Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto turut hadir di kompleks Candi Prambanan dalam kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di sana, Titiek bahkan melakukan sesi foto bersama.
Momen sesi foto bersama terjadi usai Modi selesai beribadah. Presiden Prabowo Subianto yang menunggu Modi kemudian melanjutkan berkeliling kompleks Candi Prambanan. Tidak berselang lama, Prabowo memanggil Titiek agar menghampiri.
Pada saat bersamaan, Prabowo berbincang ke arah Modi, seolah membisikan sesuatu saat Titiek tengah menghampiri mereka berdua. Modi kemudian menyapa Titiek yang tersenyum kepadanya.
Usai saling sapa, Prabowo, Modi, dan Titiek melakukan sesi foto bersama. Titiek tampak memperbaiki topi yang ia kenakan agar wajahnya lebih terlihat.

Sesi foto bertiga tersebut berlanjut bersama dengan sejumlah menteri, yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Diketahui kunjungan Prabowo dan Modi ke Candi Prambanan dalam rangka kesepakatan konservasi dan restorasi kompleks Candi Prambanan anta pemerintah Indonesia dan pemerintah India.
Melalui pernyataan pers bersama Modi, Prabowo mengatakan bahwa Candi Prambanan merupakan salah satu mahakarya peradaban dunia sekaligus warisan budaya yang menjadi kebanggaan tidak hanya Indonesia, tetapi kebanggan dunia.
Prabowo mengatakan kunjungannya ke Candi Prambanan bersama Modi memiliki makna yang sangat istimewa.
"Candi Prambanan bukan hanya simbol kejayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia, tapi juga menjadi pengingat akan kuatnya hubungan peradaban yang telah terjalin antara Indonesia dan India selama lebih dari 1.000 tahun," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan hubungan kedua bangsa tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya, ilmu pengetahuan, dan saling menghormati antarsesama.
"Sejarah tersebut masih dapat kita lihat dan rasakan hari ini," kata Prabowo.