alexametrics

Bocah 5 Tahun Kritis karena Telan Obat Autisme Milik Kakak

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Bocah 5 Tahun Kritis karena Telan Obat Autisme Milik Kakak
ilustrasi obat. (Shutterstock)

Bocah itu dinyatakan overdosis hingga 20 kali lipat dosis normal.

Suara.com - Seorang bocah umur 5 tahun dari Queensland, Australia dilarikan ke rumah sakit karena overdosis obat autisme milik sang kakak. Ia dinyatakan kritis dan sedang berjuang melewati masa genting.

Menyadur The Sun Jumat (18/06), ia ditemukan pertama kali oleh ibunya yang bernama Jessica Geiszler, di sebelah kulkas dengan botol obat kosong.

Gadis itu menggunakan kursi untuk memanjat dan meraih obat kakaknya dari atas kulkas. Ia diduga, menelan hingga 10 tablet obat autisme da ADHD.

Gadis kecil itu segera dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan overdosis hingga 20 kali lipat dosis normal. Geiszler mengatakan sangat menyesal dan menyalahkan dirinya atas kejadian ini.

Baca Juga: Pria Bondowoso Ini Tewas Diduga Overdosis Obat Kuat di Warung Kopi

"Hati saya dipenuhi rasa bersalah dan kesedihan. Saya sekarang belajar dari kesalahan dan ingin menyebarkan kesadaran ini dan memastikan itu tidak terjadi lagi."

Ilustrasi obat Benadryl (Pexels)
Ilustrasi obat. (Pexels)

“Dia sangat mengantuk dan selama perjalanan ambulans saya sangat cemas karena saya tidak tahu apa hasilnya nanti. Saya marah, kesal, dan sangat stres,” kata Jessica.

"Para dokter mengatakan kepada saya bahwa jika saya tidak pergi ke rumah sakit ketika saya melakukannya, dia bisa berada dalam situasi yang jauh lebih buruk."

Tidak diketahui secara pasti berapa banyak tablet yang ditelan anak berusia lima tahun itu, tapi mereka yakin jumlahnya tidak lebih dari sepuluh.

Gadis muda itu kini dipasangi alat bantu hidup dan dibius di rumah sakit agar obatnya bisa diminum dengan aman.

Baca Juga: Habis Minum Obat Kuat, Pria Bondowoso Gemetaran Lalu Tewas Diduga Overdosis

Lebih dari sehari kemudian dia dikeluarkan dari obat penenang dan perlahan-lahan bangun tetapi masih belum keluar dari kritis.

Komentar