alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Ronaldo Pindahkan Coca-Cola Karena Produk Yahudi?

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
CEK FAKTA: Benarkah Ronaldo Pindahkan Coca-Cola Karena Produk Yahudi?
Fakta Ronaldo pindahkan Coca-Cola karena produk Yahudi (Turnbackhoax.id)

Benarkah alasan Ronaldo memindahkan minuman bersoda Coca-Cola karena produk Yahudi? Simak faktanya berikut!

Suara.com - Beredar narasi yang menyebut alasan Cristiano Ronaldo memindahkan produk Coca-Cola saat konferensi pers EURO 2021 karena produk tersebut merupakan produk Yahudi.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Nuri Bratasena.

Akun tersebut mengunggah video singkat detik-detik Ronaldo memindahkan produk Coca-Cola saat konferensi pers EURO 2021.

Ia juga menambahkan narasi seperti berikut dalam unggahannya:

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Fadli Zon Tak Tertolong atau Meninggal Dunia?

"JGN Pernah meletakan Coca Cola di depan Sy krn Sy tau itu Produck Yahudi .. yg hasilnya utk membunuh Rakyat Palestine .. ( Ronaldo ) Kereeeennnn..

***Saham Coca Cola Langsung Anjlok 57 T … Mantaabbb".

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Fakta Ronaldo pindahkan Coca-Cola karena produk Yahudi (Turnbackhoax.id)
Fakta Ronaldo pindahkan Coca-Cola karena produk Yahudi (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (20/6/2021), klaim yang menyebut alasan Ronaldo pindahkan Coca-Cola karena produk tersebut merupakan produk Yahudi adalah klaim yang salah.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah MUI Mencantumkan Label Halal Untuk Asbak Rokok?

Setelah ditelusuri, ternyata alasan Ronaldo memindahkan minuman bersoda Coca-Cola dari hadapannya saat konferensi pers EURO 2021 pada Senin (14/6/2021) karena ia tidak suka dengan minuman bersoda.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar