PPATK Tutup Rekening Ratusan Ribu Penerima Bansos yang Terlibat Judi Online

Bella

Selasa, 15 Juli 2025 | 08:22 WIB
PPATK Tutup Rekening Ratusan Ribu Penerima Bansos yang Terlibat Judi Online
Ilustrasi Judi Online

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti bermain judi online akan langsung dikenai sanksi tegas berupa penghentian bantuan dan penutupan rekening secara otomatis.

“Langsung dihentikan bantuannya dan rekeningnya langsung ditutup,” ujar Muhaimin kepada wartawan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Senin (14/7) malam.

Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara otomatis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Sudah otomatis PPATK menutup,” kata Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengakui kaget mengetahui informasi banyak PSK beroperasi di Ibu Kota Negara alias IKN di Kalimantan Timur. [Suara.com/Bagaskara Asdiansyah]
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengakui kaget mengetahui informasi banyak PSK beroperasi di Ibu Kota Negara alias IKN di Kalimantan Timur. [Suara.com/Bagaskara Asdiansyah]

Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 571.410 Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar sebagai penerima bansos namun diketahui aktif bermain judi online sepanjang tahun 2024.

Data tersebut diperoleh dari hasil pencocokan antara data penerima bansos dan data pemain judi online yang terpantau dalam sistem pelaporan PPATK.

Temuan ini diungkapkan Ivan dalam rapat kerja Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, pada Kamis (10/7).

Ia menyebut bahwa hasil pemantauan menunjukkan adanya penyalahgunaan dana bansos oleh sebagian penerimanya untuk aktivitas yang bersifat ilegal dan merugikan negara.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai dugaan keterlibatan penerima bansos dalam pendanaan terorisme, Cak Imin secara tegas membantah hal tersebut.

“Enggak ada,” ujarnya singkat, tanpa memberikan penjelasan tambahan.

Padahal dalam kesempatan yang sama, Kepala PPATK juga menyebut terdapat lebih dari 100 orang penerima bansos yang diduga terlibat dalam jaringan pendanaan terorisme, berdasarkan identifikasi NIK mereka.

Tindakan Tegas untuk Menjaga Akuntabilitas Bansos

Penyaluran bantuan sosial oleh pemerintah bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan dasar.

Namun, adanya penyimpangan oleh sebagian penerima menjadi sorotan tajam publik dan lembaga pengawas keuangan.

Pemerintah, melalui PPATK dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, menyatakan komitmennya untuk menjaga akuntabilitas bansos.

Penindakan tegas, termasuk penghentian bantuan dan penutupan rekening, diambil sebagai bentuk penegakan disiplin dan pencegahan penyalahgunaan dana negara.

Sebelumnya, Cak Imin juga telah menyatakan akan menelusuri lebih lanjut penerima bansos yang menggunakan dana bantuan untuk aktivitas judi online, serta meningkatkan pengawasan distribusi bantuan agar lebih tepat sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantau Anak-anak saat Main Game, Khawatir Terjebak Judi Online

Pantau Anak-anak saat Main Game, Khawatir Terjebak Judi Online

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 15:23 WIB

Dipuji Jago Smash oleh Menpora Usai Tanding Padel, Cak Imin Semringah

Dipuji Jago Smash oleh Menpora Usai Tanding Padel, Cak Imin Semringah

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 21:01 WIB

Penerima Bansos Main Judol, Pemerintah Bakal Sanksi Apa? Menko Muhaimin Bilang Begini

Penerima Bansos Main Judol, Pemerintah Bakal Sanksi Apa? Menko Muhaimin Bilang Begini

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 20:29 WIB

Indra Adhitya Bantah Tuduhan Judi Online Usai Digugat Cerai Chikita Meidy: Itu Cuma Narasi

Indra Adhitya Bantah Tuduhan Judi Online Usai Digugat Cerai Chikita Meidy: Itu Cuma Narasi

Entertainment | Minggu, 13 Juli 2025 | 20:30 WIB

Anggap Cak Imin Bawa PKB Menjadi Partai Islam Terbesar, Terdepan Membela Masyarakat?

Anggap Cak Imin Bawa PKB Menjadi Partai Islam Terbesar, Terdepan Membela Masyarakat?

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 21:30 WIB

Chikita Meidy Gugat Cerai Indra Adhitya, Kasus Judi Online Jadi Penyebab?

Chikita Meidy Gugat Cerai Indra Adhitya, Kasus Judi Online Jadi Penyebab?

Entertainment | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:32 WIB

Menteri Budi Arie Disebut Jadi Duri Dalam Daging di Kabinet Prabowo, Pengamat: Layak Direshuffle

Menteri Budi Arie Disebut Jadi Duri Dalam Daging di Kabinet Prabowo, Pengamat: Layak Direshuffle

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:05 WIB

Negara Tak Lagi Tolerir: Penerima Bansos yang Bermain Judol akan Masuk Daftar Hitam

Negara Tak Lagi Tolerir: Penerima Bansos yang Bermain Judol akan Masuk Daftar Hitam

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 17:38 WIB

Khawatir Jadi Polemik, DPR Minta PPATK Klarifikasi Data 500 Ribu Penerima Bansos Terindikasi Judol

Khawatir Jadi Polemik, DPR Minta PPATK Klarifikasi Data 500 Ribu Penerima Bansos Terindikasi Judol

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 15:15 WIB

Terendus PPATK, Mensos Gus Ipul Ancam Coret Ratusan Ribu Penerima Bansos Diduga Terlibat Judol

Terendus PPATK, Mensos Gus Ipul Ancam Coret Ratusan Ribu Penerima Bansos Diduga Terlibat Judol

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:57 WIB

Terkini

Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas

Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas

Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:04 WIB

Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan

Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:47 WIB

Modus Kasus Silmy Karim Dkk: Persulit Izin Tinggal WNA, Paksa Bayar Uang Tambahan

Modus Kasus Silmy Karim Dkk: Persulit Izin Tinggal WNA, Paksa Bayar Uang Tambahan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:47 WIB

Hari ke-13 Teror Api di Sleman: Pemilik Rumah Tidur 3 Jam Sehari, Kerugian Tembus Rp70 Juta

Hari ke-13 Teror Api di Sleman: Pemilik Rumah Tidur 3 Jam Sehari, Kerugian Tembus Rp70 Juta

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:32 WIB

Puluhan Motor Terjaring Operasi Parkir Liar di Salemba, Trotoar Kenari Milik Pejalan Kaki Lagi

Puluhan Motor Terjaring Operasi Parkir Liar di Salemba, Trotoar Kenari Milik Pejalan Kaki Lagi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:32 WIB

Silmy Karim Cs Dirikan Perusahaan Towing Diduga untuk 'Derek' Duit Suap Izin Tinggal WNA

Silmy Karim Cs Dirikan Perusahaan Towing Diduga untuk 'Derek' Duit Suap Izin Tinggal WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:26 WIB

BGN Tak Akan Bangun Dapur MBG Baru di Wilayah 3T, Nanik: Pakai Kantin Sekolah

BGN Tak Akan Bangun Dapur MBG Baru di Wilayah 3T, Nanik: Pakai Kantin Sekolah

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:26 WIB

KPK Pamerkan Barang Bukti Rp17,5 Miliar dari Kasus Silmy Karim, Ada Kripto hingga Emas

KPK Pamerkan Barang Bukti Rp17,5 Miliar dari Kasus Silmy Karim, Ada Kripto hingga Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:19 WIB