Soal Desakan Lockdown, Ketua Satgas Ganip: PPKM Mikro Masih Efektif Kendalikan Covid

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 21 Juni 2021 | 17:43 WIB
Soal Desakan Lockdown, Ketua Satgas Ganip: PPKM Mikro Masih Efektif Kendalikan Covid
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito meninjau Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2021). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan konsep lockdown, karantina wilayah ataupun PPKM Mikro sudah pernah dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 sejak awal pandemi.

Hal ini menyusul adanya desakan pemerintah untuk menerapkan lockdown di satu daerah.

"Sebenarnya konsep karantina wilayah ataupun PPKM Mikro ini semua sudah pernah kita coba, mulai dari pertama pandemi sudah pernah kita coba," ujar Ganip dalam jumpa pers di kanal youtube Pusdalops BNPB, Senin (21/6/2021).

Ganip menuturkan bahwa substansi lockdown, pembatasan sosial berksala besar (PSBB) ataupun PPKM yakni penegakkan protokol kesehatan dan pengendalian mobilitas masyarakat. Kata Ganip jika PSBB kembali dilakukan, akan berdampak besar pada aspek sosial, ekonomi dan keamanan.

Sehingga setelah dilakukan evaluasi, PSBB diganti menjadi PPKM mikro yang saat ini sudah dilakukan selama 12 kali.

"Kalau kita melakukan PSBB dampak sosial ekonominya termasuk keamanan ini juga akan indikasinya terlalu besar, maka segala kegiatan itu jadi evaluasi mulai dari PSBB kemudian yang ke 12  kali ini kita melakukan PPKM mikro," ucap dia.

Kepala BNPB itu menegaskan bahwa PPKM mikro efektif terbukti mengendalikan lonjakan kasus, dengan catatan penegakkan protokol kesehatan dan pengendalian mobilitas masyarakat. Pasalnya kasus sempat mengalami penurunan dan kembali melonjak pasca lebaran.

"Karenanya PPKM mikro masih ini masih efektif untuk bisa mengendalikan itu dengan catatan implementasi pelaksanaan di lapangan terhadap penegakan protokol kesehatan dan pengendalian mobilitas masyarakat ini menjadi kata kunci yang harus kita laksanakan dengan baik," tutur dia.

Tak hanya itu, Ganip mengingatkan kenaikan kasus covid pasca lebaran disebabkan karena menurunnya protokol kesehatan dan adanya varian baru corona di Indonesia.

baca juga

"Sehingga PPKM mikro sesuai inmendagri sudah diatur bagaimana mengendalikan mobilitas masyarakat, khususnya tempat kerja, perkantoran, kegiatan belajar mengajar tempat ibadah, restoran dan mal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Usulan Lockdown, Bobby Nasution: Tak Semudah yang Dibayangkan

Soal Usulan Lockdown, Bobby Nasution: Tak Semudah yang Dibayangkan

Sumut | Senin, 21 Juni 2021 | 17:19 WIB

COVID-19 Menggila, Pelanggar PPKM Mikro Jakarta Bakal Didenda Rp 250 Ribu

COVID-19 Menggila, Pelanggar PPKM Mikro Jakarta Bakal Didenda Rp 250 Ribu

Jakarta | Senin, 21 Juni 2021 | 17:07 WIB

Ketua DPR Minta Penerapan PSBB di Zona Merah, PPKM Mikro di Zona Lain

Ketua DPR Minta Penerapan PSBB di Zona Merah, PPKM Mikro di Zona Lain

News | Senin, 21 Juni 2021 | 16:48 WIB

Corona Ngamuk Hingga 13 Ribu Kasus Sehari, Ini Arahan Jokowi ke Menkes Budi Gunadi

Corona Ngamuk Hingga 13 Ribu Kasus Sehari, Ini Arahan Jokowi ke Menkes Budi Gunadi

Health | Senin, 21 Juni 2021 | 16:49 WIB

Terkini

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:10 WIB

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:06 WIB

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

×