Muncul Desakan Berhenti Gunakan GeNose, Adian Napitupulu Tidak Setuju

Sabtu, 26 Juni 2021 | 03:05 WIB
Muncul Desakan Berhenti Gunakan GeNose, Adian Napitupulu Tidak Setuju
Tes GeNose di Pelabuhan Tanjungpinang (Antara)

Suara.com - Desakan penghentian penggunaan GeNose muncul dari sejumlah akademisi. Apa kata anggota DPR terkait hal ini?

Anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu mengungkapkan kalau dirinya tidak sepakat apabila lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dikaitkan dengan akurasi alat deteksi buatan dalam negeri GeNose.

Menurutnya tidak adil jika GeNose dituduh menjadi biang keladi lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini. Sebab jika iya, lonjakan seharusnya terjadi sejak bulan lalu.

"Menurut saya kalau berdasarkan data jika Genose menjadi penyebab maka harusnya lonjakan Covid terjadi setidaknya 1 atau 2 bulan setelah Genose di pergunakan atau sekitar bulan Maret atau April 2021 bukan bulan Juni," ungkap Adian dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/6/2021).

Adian menilai kalau Covid-19 pada Maret dan April justru berada di titik terendah. Karena itu, ia melihat mereka yang mengkambinghitamkan GeNose tanpa data bisa jadi hanya menduga duga.

"Hanya dapat dari katanya atau infonya, tanpa pegang data yang valid atau bisa juga bagian dari kelompok yang memiliki kepentingan politik maupun bisnis," sambungnya.

Ia menambahkan dengan adanya GeNose merupakan bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat. Hal tersebut dibuktikan penggunaan GeNose digemari masyarakat karena penggunaannya yang mudah dan harganya terjangkau.

Karena itu Adian menegaskan bahwa menghalangi penggunaan GeNose akan melukai rakyat kecil yang harus tetap beraktivitas untuk mencari nafkah meskipun di masa pandemi.

"GeNose dengan harga yang terjangkau di bandingkan antigen menjadi bukti bahwa negara hadir untuk semua rakyat tidak hanya untuk si kaya saja," jelasnya.

Baca Juga: Peneliti Akui GeNose C19 Bisa Munculkan Hasil Palsu saat Deteksi COVID-19

"Ketika GeNose ditiadakan, yang paling terpukul sebenarnya rakyat kecil juga, yang tetap harus beraktivitas untuk mencari nafkah. Berikutnya, perjalanan akan berbiaya tinggi dan mempengaruhi mobilitas manusia yang berikutnya bisa memukul perekonomian."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI