Presiden Republik Ceko Sebut Transgender Menjijikkan saat Wawancara TV Nasional

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 28 Juni 2021 | 15:31 WIB
Presiden Republik Ceko Sebut Transgender Menjijikkan saat Wawancara TV Nasional
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Presiden Republik Ceko, Milos Zeman mengatakan orang transgender menjijikkan dalam wawancara TV Nasional pada hari Minggu (27/06). Hal ini diungkapkan ketika ia mengomentari UU Hongaria yang melarang materi LGBT.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah Hongaria mengesahkan UU awal bulan ini, yang melarang penyebaran konten homoseksualitas dan perubahan gender di sekolah-sekolah.

"Jika Anda menjalani operasi ganti kelamin, Anda pada dasarnya melakukan kejahatan karena telah menyakiti diri sendiri," kata Zeman kepada CNN Prima.

"Setiap operasi adalah memiliki risiko dan orang-orang transgender ini bagi saya menjijikkan," lanjutnya.

Undang-undang Hongaria telah dikritik keras oleh partai-partai oposisi di dalam negeri juga kelompok hak asasi manusia dan oleh banyak anggota Hongaria sesama Uni Eropa.

Ilustrasi transgender. (Shutterstock)
Ilustrasi transgender. (Shutterstock)

Pada pertemuan puncak Uni Eropa pekan lalu, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte menekankan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban untuk menghormati hak-hak LGBT atau meninggalkan blok tersebut.

Lebih dari setengah dari 27 negara anggota UE telah menentang undang-undang tersebut tapi sejauh ini Ceko belum melakukannya.

Sementara itu, Zeman mengatakan kecaman itu sama saja dengan mencampuri urusan dalam negeri suatu negara. Presiden yang condong ke Rusia dan China ini juga mengkritik imigrasi negara-negara Muslim.

Presiden Ceko memiliki kekuasaan eksekutif yang terbatas tetapi Zeman dan para pendahulunya memiliki pengaruh yang kuat dalam debat publik.

"Viktor Orbán mengatakan bahwa dia tidak menentang homoseksual, tapi dia menentang manipulasi tidak hanya orang tua, tapi juga anak-anak dalam pendidikan seks," kata Zeman.

"Saya tidak melihat alasan untuk tidak setuju dengannya, karena saya benar-benar terganggu oleh hak pilih, gerakan Me Too dan Prague Pride."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hongaria Diserang Uni Eropa karena RUU Anti-LGBT

Hongaria Diserang Uni Eropa karena RUU Anti-LGBT

News | Jum'at, 25 Juni 2021 | 16:27 WIB

Ditemukan! Lebih dari 7.000 Koin dari Abad ke-16 di Hongaria

Ditemukan! Lebih dari 7.000 Koin dari Abad ke-16 di Hongaria

Tekno | Selasa, 19 Januari 2021 | 13:00 WIB

Lawatan ke Thailand, Menteri Luar Negeri Hongaria Dites Positif Covid-19

Lawatan ke Thailand, Menteri Luar Negeri Hongaria Dites Positif Covid-19

News | Kamis, 05 November 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:51 WIB

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB