Teori Konspirasi Corona dari Lab China Kembalikan Trump ke Panggung Politik

Siswanto, BBC

Selasa, 29 Juni 2021 | 10:35 WIB
Teori Konspirasi Corona dari Lab China Kembalikan Trump ke Panggung Politik
BBC

Suara.com - Pandangan bahwa virus corona berasal dari kebocoran laboratorium di Wuhan, China -- yang secara luas sudah dibantah sebagai teori konspirasi -- seakan "naik kelas" dan dipakai oleh Donald Trump untuk menggerakkan para pendukungnya.

Sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menguatkan hipotesis tersebut, tapi mantan presiden Amerika Serikat itu mengatakan "dirinya benar melempar klaim bahwa virus berasal dari kebocoran laboratorium".

Trump mengatakan yakin bahwa virus corona adalah "hasil rekayasa ilmiah di sebuah laboratorium di kota Wuhan".

"Saya dulu mengatakan ini berasal dari Wuhan - ini berasal dari laboratorium," kata Trump saat berbicara di hadapan pendukungnya yang terdiri dari pria dan wanita dengan topi merah bertulis "Jadikan Amerika Hebat Kembali".

Baca juga:

Mereka berkumpul di sebelah barat daya Cleveland. Dalam pidatonya, ia merujuk pada virus yang mematikan dan asal usulnya.

Trump mengatakan ketika itu "orang-orang tak percaya dengan omongannya".

Tapi kemudian, dia menjelaskan, orang-orang melihat pandangannya dengan cara yang berbeda. "Sekarang mereka mengatakan: Kemungkinan besar ini berasal dari laboratorium Wuhan."

Para pendukung Trump bersorak setuju saat ia berbicara mengenai teori kebocoran laboratorium.

baca juga

Media dan saintis di Amerika secara umum tidak menganggap serius teori virus corona berasal dari kebocoran laboratorium di Wuhan.

Memang, ada April 2020, saat Trump masih menjabat presiden, mengatakan bahwa osejumlah pihak meneliti teori kebocoran-laboratorium.

Saat itu, virus telah mendatangkan malapetaka di AS, menjungkirbalikan perekonomian, dan menghancurkan karier politik Trump.

Lebih dari 600.000 orang di AS meninggal dipicu virus corona, dan ini masih terus berlanjut menimbulkan dampak yang mengerikan di negara itu, dan seluruh dunia.

Yang sebenarnya terjadi adalah, asal mula virus secara definitif masih belum diketahui, dan teori mengenai virus itu berasal dari kebocoran-laboratorium masih dalam taraf ide, sebuah hipotesis yang belum terbukti kebenarannya.

Namun, bagi banyak orang teori ini masuk akal, sebagian dikarenakan tak ada bukti yang bisa mendukung teori-teori lain.

Sebuah laporan rahasia intelijen AS - mengatakan tiga peneliti di laboratorium Wuhan pernah dirawat di rumah sakit pada November 2019. Hal ini terjadi sebelum virus menyebar antara manusia di kota Wuhan - beritanya menyebar di media AS pada Mei 2020.

Tim dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pergi ke Wuhan awal tahun ini, dan setelah itu, para ilmuan mulai berbicara mengenai kemungkinan virus itu berasal dari sebuah laboratorium.

Ahli penyakit menular sekaligus penasihat presiden bidang virus corona, Anthony Fauci, berbicara mengenai teori kebocoran laboratorium dan asal mula virus selama wawancara dengan jurnalis BBC World News Amerika, Katty Kay.

Fauci mengatakan bahwa virus ini "jauh lebih mungkin sebagai kejadian alami ... tapi kami akan tetap akan terbuka dengan kemungkinan-kemungkinan lain. Kebanyakan saintis meyakini ini adalah kejadian alami".

Bulan Mei lalu, Presiden Joe Biden memerintahkan penyelidikan intelijen mengenai asal mula virus corona.

Hasil dari penyelidikan ini rencananya akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan.

Mereka yang bekerja di laboratorium Wuhan di China, membantah kebocoran dari dalam fasilitas.

Para pejabat China mengungkapkan kemarahan terhadap tuduhan tersebut, dan mengatakan tak ada satu pun yang tahu dari mana virus itu berasal. Tapi China sendiri dituduh menghambat penyelidikannya sejak awal.

https://twitter.com/SpoxCHNinUS/status/1407057820088995849

Pada awalnya, kebanyakan ilmuwan di AS menolak teori kebocoran laboratorium. Mereka mengatakan kemungkinannya virus berasal dari binatang, mungkin kelalawar.

Namun, komentator dari kelompok konservatif mengaggungkan gagasan Trump bahwa virus dibocorkan dari laboratorium di Wuhan, kota di mana kasus pertama dilaporkan. Para ilmuwan melakukan penelitian pada kelalawar di laboratorium di Wuhan Institute of Virology, dan Trump mengeklaim virus dibocorkan dari fasilitas penelitian.

Cerita tentang teori kebocoran-laboratorium beredar secara reguler di media-media konservatif.

Akibatnya, para simpatisan Partai Republik cenderung lebih kenal dengan teori itu dibandingkan simpatisan Partai Demokrati, menurut survei Morning Consult. Sekitar 46% pendukung Republik mengatakan mereka sering mendengar tentang teori itu, sementara pendukung Demokrat tak sampai seperempat yang pernah mendengar.

Trump telah memanfaatkan penilaian awal mengenai virus ke dalam politik.

David Cohen, guru besar ilmu politik dari Universitas Akron menjelaskan, "Trump ingin mengatakan, 'Lihat, saya benar mengenai ini. Orang-orang tidak mendengarkan saya [mengenai kebocoran laboratorium], dan ini semua telah menjadi kebenaran'."

Trump tidak mungkin meyakinkan banyak simpatisan Demokrat, atau menggaet pengikut baru, hanya karena dia punya pandangan mengenai kebocoran laboratorium. Dia telah membuat banyak kesalahan mengenai virus corona, membuat sejumlah klaim mengejutkan yang keliru, semua telah tercatat liputan para jurnalis.

Dia tetap sangat tidak populer di banyak negara bagian AS.

Namun, ia menggunakan kontroversi asal mula viru untuk menunjukkan kepada pendukungnya, dia telah menang atas orang-orang yang pernah menyerangnya. Para pendukungnya, menyukai ini, termasuk dirinya.

Salah satu pendukung Trump, seorang insinyur dari Ohio, Paul Rickey sangat bersemangat dalam pertemuan itu dan menyatakan antusias terhadap Trump dan teorinya mengenai virus corona.

"Menurut saya, Trump merasakan mendapat pembenaran, dan pastinya, semua orang di sini merasakan pembenarannya," kata Rickey.

Banyak orang di pertemuan tersebut mengatakan mereka berharap para ilmuwan membawa ide Trump mengenai kebocoran-laboratorium secara serius sejak dini.

"Ini berasal dari laboratorium. Memangnya dari mana lagi?" kata James Cropp, seorang buruh pabrik yang tinggal di Wellington.

Dia berjalan melintasi lapang rumput, sambil menyanyikan lagu Elton John, salah satu musisi favorit Trump. "Kenapa Anda tidak mengejar soal asal mula penyakit ini?" kata Cropp.

Cropp dan yang lainnya di ruang publik itu mendiskusikan berbagai teori mengenai virus, menguliti penelitian "memperoleh-fungsi", upaya laboratorium untuk mengintensifkan virus, tingkat diskusi ilmiah yang jarang di dengar di rapat umum politik. Hampir semua setuju pada satu hal: Trump benar, tapi media mengabaikannya.

"Dia benar-benar tepat," kata Hope Baros, yang datang dari Knox, Indiana bersama suaminya, Jeff, anggota serikat buruh, sambil mendiskusikan teori Trump mengenai virus. "Tentu saja," kata suaminya, berdiri di dekatnya. "Seratus persen."

Tak lama kemudian, Michael Barnes, seorang kontraktor yang tinggal di Valparaiso, Indiana mengenakan kaos terusan berwarna putih yang menyerupai penyanyi rock Elvis Presley, melangkah mendekati mereka. "Media itu suka mengarang fakta mereka sendiri," kata Barnes, "dan tidak bergantung pada sains."

Sementara yang lain mengatakan, mereka senang melihat bahwa sains telah mengikuti analisis Trump mengenai virus, dan asal usulnya.

Hayley Keith, seorang tukang cukur yang bekerja di Wellington, mengatakan kelompok lliberal mengejek Trump karena pandangannya mengenai virus.

Ia mengatakan banyak yang mengejek Trump dan para pendukungnya karenan teori kebocoran laboratorium ini.

Ia meyakini bahwa sikap Trump sudah benar, demikian dengan sikap yang diambil oleh para pendukungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu

Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:52 WIB

×