Kasus Covid-19 Membludak, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Segera Lockdown

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Rabu, 30 Juni 2021 | 07:17 WIB
Kasus Covid-19 Membludak, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Segera Lockdown
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. (Dok : DPR)

Suara.com - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera ikut menanggapi kasus covid-19 yang kini membludak di Indonesia.

Mardani berharap agar pemerintah segera melakukan lockdown lantaran kondisi saat ini tidak baik-baik saja.

Dirinya terus mendesak pemerintah untuk segera lockdown demi menekan penyebaran kasus covid-19.

Hal tersebut ia ungkapkan melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (29/6/2021).

Mardani Ali Sera juga meminta agar pemerintah menutup bandara dan pintu masuk Indonesia.

Dia meminta agar pemerintah dapat fokus untuk menangani kondisi yang sedang tidak baik-baik saja.

"Semakin melonjaknya jumlah penderita terpapar covid, khususnya varian baru delta. Selain meminta lockdown, saya juga meminta untuk kesekian kali agar pemerintah menekan penyebaran dengan menutup sementara bandara dan pintu masuk Indonesia. Harap fokus karena kondisi tidak baik-baik saja," ujarnya, dikutip Suara.com.

Lebih lanjut, Mardani menyebut bahwa tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan kasus covid-19 yang semakin meninggi.

Menurutnya, lockdown dan menutup bandara menjadi salah satu cara yang harus segera dilakukan pemerintah.

"Tidak ada kata telat untuk penyelamatan menurunkan kasus yang terus meninggi. Lockdown maupun menutup bandara harus segera dilakukan," ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, menurut Mardani hal tersebut untuk menekan jumlah orang yang terpapar.

Selain itu, dirinya juga memikirkan kondisi rumah sakit yang saat ini penuh dengan pasien covid-19.

"Agar terjadi penekanan jumlah terpapar dan RS tidak overload seperti sekarang yang semakin tinggi kematian dan resiko penyebaran. Darurat," pungkasnya.

Cuitan Mardani Ali Sera. (Twitter/MardaniAliSera)
Cuitan Mardani Ali Sera. (Twitter/MardaniAliSera)

Perlu diketahui, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia saat ini bertambah 20.467 pasien.

Total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia kini menjadi 2.156.467 pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zona Merah di Jateng Meluas, Ini Instruksi Ganjar untuk Menekan Angka Kasus Covid-19

Zona Merah di Jateng Meluas, Ini Instruksi Ganjar untuk Menekan Angka Kasus Covid-19

Jawa Tengah | Rabu, 30 Juni 2021 | 06:56 WIB

Banyuwangi, Bondowoso dan Kota Madiun Zona Merah COVID-19

Banyuwangi, Bondowoso dan Kota Madiun Zona Merah COVID-19

Malang | Rabu, 30 Juni 2021 | 06:49 WIB

Sudah Menyulap Ruang Rawat Inap jadi Isolasi, Pasien Covid-19 di RSKD Terus Bertambah

Sudah Menyulap Ruang Rawat Inap jadi Isolasi, Pasien Covid-19 di RSKD Terus Bertambah

Kaltim | Rabu, 30 Juni 2021 | 05:00 WIB

Tinggal Menunggu Waktu, Pemerintah Bakal Terapkan PPKM Darurat di Jawa-Bali

Tinggal Menunggu Waktu, Pemerintah Bakal Terapkan PPKM Darurat di Jawa-Bali

Kaltim | Rabu, 30 Juni 2021 | 06:30 WIB

Ada 35 Pos Pembatasan Mobilitas di Jakarta, Kakorlantas Sebut Efektif Cegah Kerumunan

Ada 35 Pos Pembatasan Mobilitas di Jakarta, Kakorlantas Sebut Efektif Cegah Kerumunan

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 04:00 WIB

Liga 2 Ditunda Lagi, PSMS Medan Tetap Fokus Berlatih

Liga 2 Ditunda Lagi, PSMS Medan Tetap Fokus Berlatih

Sumut | Rabu, 30 Juni 2021 | 00:10 WIB

Terkini

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB