Dukung Wacana PPKM Darurat, Anggota DPR: Yang Kemarin Banyak Bolongnya

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 30 Juni 2021 | 10:14 WIB
Dukung Wacana PPKM Darurat, Anggota DPR: Yang Kemarin Banyak Bolongnya
Ilustrasi--Lonjakan kasus Covid-19 membuat hampir semua IGD rumah sakit di Jakarta penuh. [Suara.com/ Muhammad Jehan Nurhakim]

Suara.com - Pemerintah mewacanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat untuk menekan angka penyebaran Covid-19. PPKM Darurat itu dikabarkan akan diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Menanggapi itu, anggota Komisi IX DPR RI, Rahmat Handoyo menyatakan mendukung rencana penerapan kebijakan PPKM Darurat tersebut.

"Apapun langkah, keputusan yang akan dilakukan oleh pemerintah baik itu PPKM Darurat atau apapun namanya yang jelas itu didasarkan evaluasi pelaksanaan PPKM skala mikro yang pelaksanaannya ketat kemarin," kata Rahmat kepada wartawan, Rabu (30/6/2021).

Menurut Rahmat, penerapan PPKM Mikro selama ini tidak berjalan efektif dan optimal. Pasalnya banyak pelanggaran yang terjadi.

"Karena kenyataannya masih banyak bolongnya, masih banyak yang abai kepada prokes, masih banyak pelanggaran, masih banyak kafe yang melebihi batas pengunjung. Kemudian masih banyak orang di jalan, banyak yang beraktifitas seperti hari biasa, seperti tak ada covid," ujarnya.

Masih longgarnya penerapan PPKM Mikro, kata Rahmat, berdampak pada mengganasnya kasus Covid di sejumlah daerah.

"Sehingga ini membahayakan pelayanan kesehatan dan terbukti pelayanan kesehatan nyaris lumpuh karena antrian panjang di IGD, di rumah sakit, masuk ICU sehingga ini membahayakan pasien," tuturnya.

Lebih lanjut, Rahmat berharap pada penerapan PPKM Darurat ini aturannya dapat lebih tegas lagi. Penerapan diminta harus berkaca pada kejadian sebelumnya.

"Untuk itu kita harus bersikap tegas terhadap evaluasi yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu," katanya.

Sebelumnya, Suara.com mencoba mengkonfirmasi kabar PPKM Darurat itu ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi tidak membantah kabar tersebut.

"Ditunggu saja resminya," kata Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramal Sosok Pengganti Jokowi 2024, Mbak You: Ada di Deretan Kabinet?

Ramal Sosok Pengganti Jokowi 2024, Mbak You: Ada di Deretan Kabinet?

Banten | Rabu, 30 Juni 2021 | 08:27 WIB

Wacana PPKM Darurat, Menteri Luhut Dikabarkan Jadi Koordinator

Wacana PPKM Darurat, Menteri Luhut Dikabarkan Jadi Koordinator

Riau | Rabu, 30 Juni 2021 | 07:42 WIB

Luhut Pimpin Penerapan PPKM Darurat untuk Bali dan Pulau Jawa

Luhut Pimpin Penerapan PPKM Darurat untuk Bali dan Pulau Jawa

Sumbar | Rabu, 30 Juni 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB