Heboh Meghan Markle Disebut Siram Kebun Pakai Air Keramat Suku Asli

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 30 Juni 2021 | 10:32 WIB
Heboh Meghan Markle Disebut Siram Kebun Pakai Air Keramat Suku Asli
Meghan Markle. (Shutterstock)

Suara.com - Meghan Markle tak berhenti menjadi pusat pemberitaan Amerika. Setelah deretan kontroversinya terkait keluarga Kerajaan Inggris, kini ia disebut menyiram kebun pakai air keramat.

Menyadur Tulsa World Rabu (30/06), penduduk asli Amerika khawatir jika pasangan bangsawan ini mengairi kebun mereka dengan air yang mereka anggap suci.

Pasalnya, rumah Pangeran Harry dan Meghan di California dibangun di atas tanah yang dulunya milik suku Chumash.

Daerah ini adalah rumah bagi beberapa mata air panas dan dingin, serta serangkaian sungai bawah tanah yang merupakan sumber air bagi penduduk setempat.

Pemimpin suku Eleanor Fishburn mewanti-wanti agar Harry, 36, dan Meghan, 39 tidak menggunakannya untuk mengairi kebun mereka.

Pesan Mendalam di Kaos Murah Meghan Markle, Harganya Tak Sampai Rp500 Ribu. (YouTube/Apple TV)
Pesan Mendalam di Kaos Murah Meghan Markle, Harganya Tak Sampai Rp500 Ribu. (YouTube/Apple TV)

"Bagi kami, air ini adalah air murni, air suci dan air upacara," ujarnya, diambil dari surat kabar The Sun.

"Sebagai penduduk asli, air itu suci bagi kami dan gagasan bahwa orang-orang di daerah itu menggunakan air dari mata air untuk menyirami kebun mereka adalah sesuatu yang tidak cocok dengan kami."

Eleanor, pemimpin suku cabang Barbanero-Ventrua, telah mengundang pasangan tersebut untuk bertemu dengan dan mendiskusikan pilihan alternatif.

"Akan sangat bagus jika mereka datang sehingga kami dapat menjelaskan sejarah dan budaya kami dan memberi tahu mereka tentang betapa sucinya air itu bagi kami.

baca juga

"Akan baik untuk menjelaskan kepada mereka bahwa jika mereka menggunakan air untuk mengairi kebun mereka, mereka memiliki pilihan alternatif."

Awal bulan ini, tulang manusia yang diduga berasal dari anggota suku, ditemukan di dekat rumah Harry dan Meghan.

Alamat pasti di mana mereka ditemukan belum dipublikasikan, tapi daerah itu diyakini kurang dari 400 meter dari rumah mereka di Montecito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibenamkan Dalam Air Suci, Bayi Umur 6 Minggu Tewas Saat Pembaptisan

Dibenamkan Dalam Air Suci, Bayi Umur 6 Minggu Tewas Saat Pembaptisan

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:54 WIB

Paus Fransiskus Guyon Sebut Wiski Scotch 'Air Suci', Malah Disensor Vatikan

Paus Fransiskus Guyon Sebut Wiski Scotch 'Air Suci', Malah Disensor Vatikan

News | Sabtu, 18 April 2020 | 07:05 WIB

Cerita Malam 1 Suro di Mata Air Keramat Sendang Mintoloyo

Cerita Malam 1 Suro di Mata Air Keramat Sendang Mintoloyo

News | Selasa, 11 September 2018 | 12:28 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Cerah, Ini Cara Baru Menjaga Kualitas Kulit dalam Jangka Panjang

Bukan Sekadar Cerah, Ini Cara Baru Menjaga Kualitas Kulit dalam Jangka Panjang

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:05 WIB

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

Sumbar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×