AS Sebut Pengembangan Senjata Nuklir China Mengkhawatirkan

Bangun Santoso

Jum'at, 02 Juli 2021 | 13:28 WIB
AS Sebut Pengembangan Senjata Nuklir China Mengkhawatirkan
Matahari buatan alias reaktor fusi nuklir milik China di Hefei, Provinsi Anhui. Foto diambil pada Mei 2019, dirilis pada April 2019. [AFP/Chinese Academy of Sciences]

Suara.com - Amerika Serikat pada Kamis mengatakan bahwa peningkatan cepat kekuatan persenjataan nuklir China mengkhawatirkan dan meminta Beijing untuk terlibat dengannya "dalam langkah-langkah praktis untuk mengurangi risiko perlombaan senjata yang tidak stabil."

Peningkatan persenjataan nuklir itu menjadi lebih sulit bagi China untuk disembunyikan dan tampaknya itu menyimpang dari strategi nuklir puluhan tahun yang didasarkan pada pencegahan minimal, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price pada konferensi pers reguler.

Price menanggapi pertanyaan tentang laporan di Washington Post yang mengatakan bahwa China telah mulai membangun lebih dari 100 silo rudal baru di daerah gurun di bagian barat negara itu.

"Laporan-laporan ini dan perkembangan lainnya menunjukkan bahwa persenjataan nuklir RRC akan tumbuh lebih cepat, dan ke tingkat yang lebih tinggi daripada yang mungkin diantisipasi sebelumnya," kata Price menggunakan akronim untuk menyebut Republik Rakyat China.

"Pengembangan ini mengkhawatirkan. Ini menimbulkan pertanyaan tentang niat RRC. Dan bagi kami, ini memperkuat pentingnya untuk mengejar langkah-langkah praktis dalam mengurangi risiko nuklir," ujarnya.

"Kami mendorong Beijing untuk terlibat dengan kami dalam langkah-langkah praktis untuk mengurangi risiko destabilisasi perlombaan senjata yang berpotensi menimbulkan destabilisasi ketegangan," lanjut Price.

Dia menambahkan bahwa itulah alasan Presiden Joe Biden memprioritaskan stabilitas strategis dalam keterlibatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan menambahkan: "Alasan yang sama akan berlaku untuk keterlibatan AS dengan negara bertenaga nuklir lain, RRC."

Price juga mengatakan bahwa Washington telah "mencatat" pernyataan pemimpin China Xi Jinping pada upacara yang menandai peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China pada Kamis, tetapi "tidak akan mengomentari secara spesifik."

Dalam pidatonya, Xi memperingatkan bahwa pasukan asing yang mencoba menggertak China akan "dipenggal kepalanya" dan berjanji untuk membangun militer China.

baca juga

Dia juga berkomitmen untuk "penyatuan kembali" Taiwan dengan China dan mengatakan stabilitas sosial akan dijamin di Hong Kong sambil melindungi keamanan dan kedaulatan China.

Laporan Washington Post mengutip gambar dan analisis satelit komersial dari James Martin Center for Nonproliferation Studies di Monterey, California.

Laporan itu menyebutkan bahwa 119 lokasi konstruksi yang hampir identik berisi fitur yang mencerminkan fasilitas peluncuran untuk senjata rudal balistik berujung nuklir milik China.

Dalam laporan tahun 2020 kepada Kongres, Pentagon memperkirakan persediaan hulu ledak nuklir China di tingkat "rendah 200-an" dan mengatakan jumlah itu diperkirakan setidaknya meningkat dua kali lipat ketika Beijing memperluas dan memodernisasi pasukannya.

Para analis mengatakan Amerika Serikat memiliki sekitar 3.800 hulu ledak, dan menurut lembar fakta Departemen Luar Negeri, 1.357 di antaranya dikerahkan pada 1 Maret.

Washington telah berulang kali meminta China untuk bergabung dengannya dan Rusia dalam perjanjian baru kontrol senjata.

Duta besar perlucutan senjata AS mengatakan pada Mei tahun ini bahwa Beijing menolak bergabung dalam perjanjian meskipun ada penumpukan "dramatis" di gudang senjatanya.

Beijing mengatakan persenjataannya dikerdilkan oleh Amerika Serikat dan Rusia dan siap untuk melakukan dialog bilateral tentang keamanan strategis "berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati."

Para pakar non-proliferasi mengatakan tahun ini dorongan China untuk mengembangkan bahan bakar untuk generasi baru reaktor tenaga nuklir akan menghasilkan sejumlah besar bahan yang dapat dialihkan untuk membuat senjata nuklir. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tahun Beroperasi, KPK-nya China Ringkus 9.165 Buronan Koruptor dari 120 Negara

6 Tahun Beroperasi, KPK-nya China Ringkus 9.165 Buronan Koruptor dari 120 Negara

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 10:16 WIB

100 Tahun Partai Komunis Berkuasa di China

100 Tahun Partai Komunis Berkuasa di China

Video | Jum'at, 02 Juli 2021 | 11:00 WIB

Ilmiah! Ini Alasan Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Ilmiah! Ini Alasan Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Jatim | Kamis, 01 Juli 2021 | 16:39 WIB

HUT Satu Abad Partai Komunis, Xi Jinping Ceritakan Kemajuan China Sejak Era Ketua Mao

HUT Satu Abad Partai Komunis, Xi Jinping Ceritakan Kemajuan China Sejak Era Ketua Mao

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 17:52 WIB

Puluhan Tenaga Kerja Asing China Ikut Antre Vaksin di Kantor Polisi, Begini Endingnya

Puluhan Tenaga Kerja Asing China Ikut Antre Vaksin di Kantor Polisi, Begini Endingnya

Jabar | Rabu, 30 Juni 2021 | 14:48 WIB

25 TKA China Ditolak Vaksin COVID-19 di Polres Lebak Datang dari Tangerang dan Jakarta

25 TKA China Ditolak Vaksin COVID-19 di Polres Lebak Datang dari Tangerang dan Jakarta

Banten | Selasa, 29 Juni 2021 | 17:10 WIB

Tenaga Kerja China di Lebak Boleh Ikut Vaksinasi COVID-19, Asal Dokumennya Lengkap

Tenaga Kerja China di Lebak Boleh Ikut Vaksinasi COVID-19, Asal Dokumennya Lengkap

Banten | Selasa, 29 Juni 2021 | 16:54 WIB

Terkini

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

Nezar Patria: Tantangan di Era AI Bukan Lagi Akses Informasi, tetapi Kedalamannya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Band Dongker Ucapkan Ultah ke Presiden Prabowo dengan Sindiran Menohok: Tiup Hutannya

Band Dongker Ucapkan Ultah ke Presiden Prabowo dengan Sindiran Menohok: Tiup Hutannya

Entertainment | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Lambaian Tangan Terakhir di Tengah Ganasnya Ombak, Pria Pesisir Barat Ditemukan Tewas

Lambaian Tangan Terakhir di Tengah Ganasnya Ombak, Pria Pesisir Barat Ditemukan Tewas

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Skema Bagi Hasil Ojol 92:8 Disorot, Pengemudi Bisa Kena Getahnya

Skema Bagi Hasil Ojol 92:8 Disorot, Pengemudi Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Bikin Malu Negara! 7 Perusahaan Indonesia Kena Semprot Singapura Gara-Gara Biang Kerok Karhutla

Bikin Malu Negara! 7 Perusahaan Indonesia Kena Semprot Singapura Gara-Gara Biang Kerok Karhutla

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Karhutla Indonesia Disorot Dunia, Klub Calvin Verdonk dan Juara Premier League Kirim Pesan Menohok

Karhutla Indonesia Disorot Dunia, Klub Calvin Verdonk dan Juara Premier League Kirim Pesan Menohok

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel

Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:59 WIB

AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi

AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi

Surakarta | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×