Begini Kabar Terbaru Bocah yang Tanya Soeharto Kenapa Presiden Cuma Satu

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 02 Juli 2021 | 19:58 WIB
Begini Kabar Terbaru Bocah yang Tanya Soeharto Kenapa Presiden Cuma Satu
Dialog Soeharto di Hari Anak Nasional 1994 (ist)

Suara.com - Masih ingat dengan bocah yang bertanya kepada mendiang Presiden kedua RI Soeharto 'Kenapa presiden cuma satu padahal Indonesia luas?'. Banyak kabar yang menyebutkan bocah laki-laki itu sudah meninggal dunia diculik oleh Soeharto di era Orde Baru.

Namun, kini kabar terkini anak bernama Hamli itu terungkap dari kanal YouTube Safar Nurhan yang diunggah pada 30 Juni 2021.

Pemilik akun melakukan wawancara dengan Hamli melali panggilan video belum lama ini. Bocah pemberani yang melontarkan pertanyaan bukan kaleng-kaleng itu dalam kondisi sehat.

"Hamli sekarang tinggal di Desa Tataba, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah," demikian tulisan dalam video seperti dikutip Suara.com, Jumat (2/7/2021).

Pemilik nama asli Hamli Ndigani bercerita mengenang pertemuannya dengan Soeharto. Ia beruntung menjadi perwakilan Kabupaten Banggai untuk berangkat ke Jakarta memperingati Hari Anak 1994 silam.

Kabar bocah yang bertanya ke Soeharto (Youtube)
Kabar bocah yang bertanya ke Soeharto (Youtube)

Dari daerah asalnya hanya Hamli seorang didampingi oleh kepala sekolah yang dikirim ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Hari Anak tahun itu.

"Dulu siapa yang berprestasi di kabupaten diutus ke Jakarta dalam rangka Hari Anak Nasional 23 Juli 1994," ungkapnya.

Ia membantah jika pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan titipan. Pertanyaan yang diajukan kepada Soeharto memang murni berasal dari Hamli sendiri yang penasaran dengan jawabannya.

Sehari sebelum acara berlangsung, Hamli mengaku dikumpulkan oleh panitia dan diminta untuk menyerahkan pertanyaan yang akan diajukan kepada Soeharto.

baca juga

Pertanyaan-pertanyaan dari para peserta diseleksi oleh panitia hingga akhirnya terpilih pertanyaan milik Hamli.

"Waktu malam itu pertanyaan diseleksi dari 27 provinsi, kalau pertanyaan itu berpotensi bikin marah tidak mungkin lolos seleksi," ungkapnya.

Hingga tibalah pada sesi pertanyaan, Hamli dengan lantang melontarkan pertanyaan di hadapan Soeharto secara langsung.

Ia mengaku sama sekali tak merasa gugup atau takut saat menanyakan pertanyaan itu kepada Soeharto.

"Gugup tidak? Tidak, biasa-biasa saja," jawabnya sambil tersenyum.

Sebagai informasi, momen Hamli bertanya kepada Soeharto diunggah dalam kanal YouTube HM Soeharto berjudul 'Temu Wicara Presiden Soeharto pada Hari Anak Nasional di Istana 13-07-1994'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEM se-Jabodetabek Sentil BEM UI soal Kritikan The King of Lip Service

BEM se-Jabodetabek Sentil BEM UI soal Kritikan The King of Lip Service

Riau | Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:14 WIB

Kepala Staf Presiden Dukung Peningkatan Pelatihan untuk Penempatan Pekerja Migran

Kepala Staf Presiden Dukung Peningkatan Pelatihan untuk Penempatan Pekerja Migran

Jabar | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:28 WIB

PPKM Darurat Jawa-Bali Berlaku Mulai Besok

PPKM Darurat Jawa-Bali Berlaku Mulai Besok

Your Say | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:19 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×