Viral Ganjar Pranowo Marahi Mahasiwa Positif Covid-19 yang Tolak Pakai Masker Setahun

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:46 WIB
Viral Ganjar Pranowo Marahi Mahasiwa Positif Covid-19 yang Tolak Pakai Masker Setahun
Video Ganjar Pranowo Marahi Mahasiwa Positif Covid-19. (Instagram/@ganjar_pranowo)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memarahi mahasiswa positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi. Hal ini dikarenakan mahasiswa itu menolak pakai masker meski kondisi sedang terinfeksi virus corona.

Momen ini dibagikan Ganjar sendiri di akun Instagram resminya pada Jumat (2/7/2021). Ia mendatangi tempat isolasi di Klinik Pengobatan Penyakit Paru di Kebumen.

Sampai di sana, Ganjar menemukan mahasiswa positif Covid-19 yang menjalani isolasi tanpa memakai masker. Dengan memakai masker dan menjaga jarak, Ganjar menegur mahasiswa itu.

"Maskernya dipakai. Sudah positif jongkok. Anda ketularan dari mana? Ditutup maskernya ditutup. Ditutup dulu. Kuliah di mana?," tanya Ganjar dalam video seperti dikutip oleh Suara.com, Sabtu (3/7/2021).

Ganjar kemudian bertanya-tanya bagaimana mahasiswa itu bisa sampai tertular Covid-19.

"Ketularan (virus corona) dari mana?," tanya Ganjar.

Video Ganjar Pranowo Marahi Mahasiwa Positif Covid-19. (Instagram/@ganjar_pranowo)
Video Ganjar Pranowo Marahi Mahasiwa Positif Covid-19. (Instagram/@ganjar_pranowo)

Tak disangka, jawaban mahasiswa Polines itu membuat syok. Ia mengaku ke Ganjar sering main terus. Bahkan, saat keluyuran, ia memutuskan untuk tidak memakai masker. Hal ini dilakukan setahun.

"Saya main terus pak. Setahun gak maskeran. Karena memutuskan untuk tidak maskeran pak. Sekarang masih sama aja (tidak maskeran), cuma menghormati saja," ungkap mahasiswa itu.

"Oh ya rasakan. Tidak pernah maskeran? O kendel (berani) yo," timpal Ganjar.

baca juga

Ganjar pun menegur mahasiswa itu kemungkinan besar sudah menularkan virus corona ke banyak orang.

"Menghormati tapi sekarang positif? Kalau jenengan gak pakai masker kan nulari orang mas. Kemungkinan besar (nulari) mas," tegur Ganjar.

Namun, mahasiswa ini tetap bandel dan menjelaskan alasannya tidak menulari orang. Menurutnya, ia selama ini menghormati orang lain dan hanya tidak memakai masker saja.

"Saya menghormati pak. Sudah 1 tahun saya tidak salaman dengan orang tua. Terus selalu cuci tangan. Hampir 20 kali mungkin karena saya orangnya disipin," jelas mahasiswa itu.

Ganjar sendiri masih berusaha sabar menanggapi mahasiswa itu. Ia pun menyebut mahasiswa seharusnya paham jika memakai masker di masa pandemi sangat wajib.

"Oh agak disiplin tapi tidak pakai masker? Oh ya itu yang bikin ketularan mas. Mahasiswa paham dong harus pakai masker?," tanya Ganjar.

Mahasiswa itu sendiri mengaku paham tapi memutuskan untuk tidak memakai masker. Menurutnya, memutuskan tidak memakai masker seharusnya tidak masalah.

"Paham tapi kalau memutuskan tidak pakai masker, boleh dong pak," jawab mahasiswa itu.

Jawaban itu langsung membuat Ganjar memarahi mahasiswa itu. Ia menegus dan berusaha memberikan edukasi sesabar mungkin kepada mahasiswa positif Covid-19 jika tidak memakai masker salah.

"Ya tidak boleh! Tidak boleh mas. Kalau Anda positif sekarang tidak pakai masker, tidak bisa mas Anda melanggar. Masa mahasiswa harus diajari kaya gitu," tegur Ganjar.

"Penularannya covid itu dari mana mas mahasiswa? Tolong ya pakai rasional sedikit ya mas. Jadi kalau Anda tidak pakai masker dan Anda positif, itu yang ketularan banyak orang bukan kita sendiri," lanjutnya.

Lebih lanjut Ganjar pun meminta masyarakat untuk tidak meniru aksi mahasiswa itu. Ia meminta semua pihak menghargai orang lain di masa pandemi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"'Hak saya Pak kalau tidak pakai masker'. Ya tidak hak. Anda tidak menghormati orang lain. Anda tidak pakai masker urusan Anda, tapi kalau kemudian hari ini Anda sakit dan positif harus pakai masker. Yang seperti ini, mesti diedukasi. Masa kalau mahasiswa kayak itu tidak ngerti. Ya tidak boleh," tegas Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menegaskan pihaknya akan menindak tegas warga yang tidak patuh prokes semasa PPKM Darurat. Terakhir, ia mengajak masyarakat untuk tidak bersikap egois.

"Nanti di PPKM darurat, yang begini-begini akan kita tertibkan. Masyarakat tetap saja sekarang harus jaga protokol kesehatan. Pakai masker wajib sekarang. Maka masyarakat, yuk kita jangan egois," pungkasnya.

Video Ganjar memarahi mahasiswa positif Covid-19 itu telah disaksikan lebih dari 480 ribu kali. Warganet juga langsung memberikan beragam komentar mengenai aksi nekat mahasiswa tersebut tak memakai masker yang dinilai egois.

"Mahasiswa-mahasiswaan iku Pak. Mahasiswa kok koyok ra berpendidikan blas," komen warganet.

"Mas e mbalik SD wae mas. Ra wangun dadi mahasiswa," tambah yang lain.

"Sangat meremehkan anggap Covid hal sepele," sahut warganet.

"Waduuh. Udah positif kok ngeyel banget. Mahasiswa lho itu. Harusnya lebih tahu aturan. Kok malah memutuskan gak pakai masker. Pemikiran dari mana itu," kritik warganet.

"Diasingkan mawon pak," saran warganet.

"Yang kaya begini yang makin memperburuk keadaan. Di sisi lain ada nakes yang bekerja keras untuk membantu kesembuhan pasien. Miris," ungkap warganet.

"Mahasiswa songong. Sok berlogika, berani menentang. Padahal songong," komen lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan di RSPAD Gatot Subroto Karena Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Meninggal

Sepekan di RSPAD Gatot Subroto Karena Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Meninggal

Banten | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:25 WIB

PPKM Darurat Rugikan Pengusaha, KADIN Jateng Ibaratkan Obat Pahit yang Harus Diminum

PPKM Darurat Rugikan Pengusaha, KADIN Jateng Ibaratkan Obat Pahit yang Harus Diminum

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:20 WIB

Dua ASN Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Lampung Terpapar COVID-19

Dua ASN Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Lampung Terpapar COVID-19

Lampung | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:19 WIB

Hits Health: Cara Mengatasi Hidung Mampet, Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan Hingga Berat

Hits Health: Cara Mengatasi Hidung Mampet, Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan Hingga Berat

Health | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:17 WIB

Efektif per 5 Juli, Ini Aturan Perjalanan PPKM Darurat yang Diatur Kemenhub

Efektif per 5 Juli, Ini Aturan Perjalanan PPKM Darurat yang Diatur Kemenhub

Otomotif | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:17 WIB

Positif Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia

Positif Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia

Banten | Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:03 WIB

Terkini

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

×