Calon Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa Total Kekayaan Mencapai Rp 179 M

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 03 Juli 2021 | 19:14 WIB
Calon Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa Total Kekayaan Mencapai Rp 179 M
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa [Muhammad Moeslim/suara.com]

Suara.com - Tiga nama kepala staf TNI menyeruak ke permukaan menyusul Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang sebentar lagi memasuki masa purnatugas.

Ketiga nama tersebut ialah KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo. 

Dari ketiga nama tersebut, belakangan ini mengerucut menjadi dua nama saja karena Panglima TNI saat ini berasal dari Matra Udara, maka kemungkinan besar jabatan selanjutnya jatuh ke Matra Darat atau Matra Laut.

Meskipun demikian, ketiga kepala staf TNI tersebut telah melaporkan harta kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masyarakat pun bisa melihat LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang dilaporkan para pejabat ini melalui website KPK.

Berikut ini garis besar harta kekayaan yang dilaporkan para kepala staf TNI, beserta rincian LHKPN  milik KSAD Andika Perkasa sebagai yang paling tinggi nominalnya.

LHKPN 3 Kepala Staf TNI

1. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa: Total kekayaan Rp 179,99 miliar (Penyampaian LHKPN per 20 Juni 2021).

2. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono: Total kekayaan Rp 11,36 miliar (Penyampaian LHKPN per 22 Februari 2021).

3. Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo: Total kekayaan Rp 12,17 miliar (Penyampaian LHKPN per 16 Maret 2021).

KSAD Jenderal Andika Perkasa jadi yang paling tajir

Melansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, tercatat KSAD Jenderal Andika Perkasa memiliki harta senilai Rp 179.996.172.019.

Harta Andika tersebut terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Untuk harta tidak bergerak, Andika tercatat memiliki 20 bidang tanah yang tersebar di Indonesia hingga Australia dan Amerika Serikat.

Berikut rincian tanah dan bangunan milik Andika:

  1. Tanah dan bangunan seluas 460 m2/460 m2 di Jakarta Timur, hibah tanpa akta, Rp 340 juta.
  2. Tanah dan bangunan seluas 300 m2/300 m2 di Sleman, hibah tanpa akta Rp 1,5 miliar.
  3. Bangunan seluas 84 m2 di Jakarta Pusat, hibah tanpa akta Rp 700 juta.
  4. Tanah dan bangunan seluas 340 m2/340 m2 di Cianjur, hibah tanpa akta, Rp 150 juta.
  5. Tanah dan bangunan seluas 435 m2/435 m2 di Jakarta Selatan, hibah tanpa akta, Rp 4,5 miliar.
  6. Bangunan seluas 32 m2 di Sleman, hibah tanpa akta Rp 575 juta.
  7. Bangunan seluas 76 m2 di Allen Street Pyrmont NSW, Australia, hibah tanpa akta, Rp 1,5 miliar.
  8. Bangunan seluas 32 m2 di Sleman, hibah tanpa akta, Rp 500 juta.
  9. Tanah dan bangunan seluas 450 m2/450 m2 di Surabaya, hibah tanpa akta Rp 10.537.250.000.
  10. Tanah seluas 490 m2 di Bogor, hibah tanpa akta, Rp 362 juta.
  11. Tanah seluas 490 m2 di Bogor, hibah tanpa akta, Rp 362 juta.
  12. Tanah seluas 490 m2 di Bogor, hibah tanpa akta, Rp 362 juta.
  13. Tanah seluas 788 m2 di Bogor, hibah tanpa akta, Rp 582 juta.
  14. Tanah seluas 2.950 m2 di Tabanan, hibah tanpa akta, Rp 201 juta.
  15. Tanah seluas 566 m2 di Bandar Lampung, hibah tanpa akta, Rp 35 juta.
  16. Tanah seluas 1.000 m2 di Bogor, hasil sendiri, Rp 500 juta.
  17. Tanah seluas 1.145 m2 di Bantul, hibah tanpa akta, Rp 458 juta.
  18. Tanah dan bangunan seluas 2.223 m2/2.736 m2 di 7801 Cadbury Avenue Potomac MD 20854, USA, hibah tanpa akta, Rp 4,5 miliar.
  19. Tanah dan bangunan seluas 4.875 m2/4.832 m2 di 5001 Cedar Croft Lane Bethesda MD 20814, USA, hibah tanpa akta, Rp 5 miliar.
  20. Tanah dan bangunan seluas 6.248 m2/6.248 m2 di 9 Alloway Court Potomac MD 20854, USA, hibah tanpa akta, Rp 5,5 miliar.

Sedangkan untuk harta yang berupa alat transportasi dan mesin Andika memiliki total kekayaan senilai Rp. 2.600.000.000. Berikut rinciannya:

  1. MOBIL, LANDROVER SPORT 3.0 V 6 AT Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
  2. MOBIL, MERCEDES BENZ SPRINTER 315 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 1.800.000.000

Harta bergerak lainnya yang dimiliki oleh Andika Perkasa diketahui senilai Rp. 10.100.000.000, surat berharga senilai Rp. 2.146.000.000, Kas dan Setara Kas senilai Rp. 126.985.922.019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui KSAD, LPSK Bahas Soal Kendala Hak Saksi dan Korban di Peradilan Militer

Temui KSAD, LPSK Bahas Soal Kendala Hak Saksi dan Korban di Peradilan Militer

News | Jum'at, 25 Juni 2021 | 14:08 WIB

KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 12:54 WIB

Jokowi Diminta Pilih Calon Panglima TNI yang Tak Punya Catatan Dosa Kasus HAM

Jokowi Diminta Pilih Calon Panglima TNI yang Tak Punya Catatan Dosa Kasus HAM

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:30 WIB

KSAL Laksamana Yudo Margono: Indonesia Perlu Sistem Pertahanan Negara Militer

KSAL Laksamana Yudo Margono: Indonesia Perlu Sistem Pertahanan Negara Militer

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 14:23 WIB

Tegas! Prajurit Terlibat LGBT Bakal Dipecat

Tegas! Prajurit Terlibat LGBT Bakal Dipecat

Sumut | Rabu, 23 Juni 2021 | 11:29 WIB

KSAL Laksamana Yudo Margono Tiba-tiba Bicara LGBT di Hadapan Taruna AAL

KSAL Laksamana Yudo Margono Tiba-tiba Bicara LGBT di Hadapan Taruna AAL

Lampung | Rabu, 23 Juni 2021 | 12:10 WIB

Terkini

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB