70 Pasukan Paramiliter Pakistan Tak Terima Gaji karena Menolak Vaksin

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 06 Juli 2021 | 15:37 WIB
70 Pasukan Paramiliter Pakistan Tak Terima Gaji karena Menolak Vaksin
Ilustrasi vaksin (pixabay.com)

Suara.com - 70 pasukan paramiliter di provinsi Balochistan Levies Pakistan diskorsing dan gajinya ditangguhkan karena menolak vaksin COVID-19, jelas pejabat senior setempat.

Menyadur Wion News Selasa (06/07) sebelum diskorsing, pasukan itu sudah mendapat peringatan tertulis dan lisan berulang-ulang, kata Habib Ahmed Bangalzai, salah satu pejabat senior.

"Mereka juga tidak akan mendapatkan gaji mereka," tambah Bangalzai. Pasukan paramiliter ini membantu polisi dan penegak hukum juga memiliki kontak langsung dengan publik, kata pejabat itu.

Wali Breach, pejabat senior lainnya, membenarkan penangguhan yang dilakukan setelah pemerintah menyarankan semua karyawannya untuk divaksinasi.

Pihak berwenang Balochistan pada hari Kamis akan melarang orang yang tidak divaksinasi untuk memasuki kantor pemerintah, taman umum, pusat perbelanjaan dan transportasi umum.

Ilustrasi tentara (Shutterstock).
Ilustrasi pasukan paramiliter. (Shutterstock).

Peluncuran vaksinasi nasional Pakistan telah ditingkatkan dalam beberapa pekan terakhir dengan lebih dari 350.000 dosis diberikan hampir setiap hari.

Hampir 16 juta vaksin telah diberikan hingga saat ini, dengan China memasok sebagian besar suntikan.

Kekhawatiran tentang efek samping, ditambah dengan informasi yang salah bahwa vaksin menyebabkan kemandulan atau kematian dalam waktu dua tahun, telah memicu keraguan.

Sementara itu, hal yang berbeda justru terjadi di ibu kota Islamabad di mana warga Pakistan protes kekurangan vaksin yang menjadi syarat mereka bekerja ke luar negeri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Bom di Lahore Pakistan Tewaskan Empat Orang, Pelaku Belum Jelas

Serangan Bom di Lahore Pakistan Tewaskan Empat Orang, Pelaku Belum Jelas

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 03:05 WIB

Warga Menolak Divaksin, Pemerintah Provinsi di Pakistan Ini Ancam akan Blokir Akses Ponsel

Warga Menolak Divaksin, Pemerintah Provinsi di Pakistan Ini Ancam akan Blokir Akses Ponsel

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 20:17 WIB

Kenal Pak Jenggot dan Ikut Latihan Paramiliter, Densus Ciduk Orang di Bogor

Kenal Pak Jenggot dan Ikut Latihan Paramiliter, Densus Ciduk Orang di Bogor

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 18:51 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×