Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19, Bio Farma Produksi Bio Saliva 40 Ribu/Bulan

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 07 Juli 2021 | 13:08 WIB
Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19, Bio Farma Produksi Bio Saliva 40 Ribu/Bulan
Ilustrasi salah satu laboratorium PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir sesumbar, Bio Saliva bisa mendeteksi segala jenis Covid-19 di Indonesia. Ia mengklaim keakuratan alat uji deteksi corona dengan metode kumur atau gargling itu di atas 99 persen!

Setelah melalui proses penelitian hingga pengujian, Honesti menyatakan, Bio Saliva akan diproduksi secara massal, dengan kapasitas mencapai 40 ribu per bulan.

Ia menjelaskan, semua produk yang diproduksi sebelumnya sudah dilakukan pengetesan dengan akurasi di atas 99 persen. Khusus untuk Bio Saliva, ia mengklaim alat uji itu mampu mendeteksi semua jenis virus Covid-19 yang ada di Indonesia.

Ia menyebut, Bio Saliva adalah produk dari Bio Farma terbaru yang bisa mendeteksi semua strain virus yang berkembang di Indonesia. Hal itu dikatakan Honesti saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR secara daring, Rabu (7/7/2021).

Hanya saja, Honesti belum bisa merinci berapa harga Bio Saliva di pasaran nantinya. Namun ia memastikan, harganya jauh lebih murah dibanding metode tes Swab Nasofaring-Orofaring menggunakan PCR kit.

"Ini lagi kita lakukan pengetesan di beberapa lab untuk menguji akurasinya. Nanti akan kami sampaikan berapa harganya setelah ada evaluasi dari BPKP. Tapi intinya harganya jauh lebih murah dari PCR yang sekarang," ucap Honesti.

Meski lebih murah dari PCR, Honesti memastikan harga Bio Saliva tetap akan lebih tinggi dari antigen.

"Kalau lebih murah dari antigen tidak pak. Karena dari standar dia lebih tinggi," ujar Honesti menjawab pertanyaan anggota DPR Komisi VI.

Diketahui, Bio Farma dan perusahaan rintisan bioteknologi Nusantics meluncurkan inovasi terbaru, Bio Saliva, alat uji untuk mendeteksi Covid-19 dengan metoda kumur (gargling).

Metoda ini jauh lebih nyaman untuk mendeteksi virus Covid-19 dalam tubuh pasien dengan atau tanpa gejala.

Bio Saliva ini merupakan pelengkap dari produk sebelumnya yaitu mBioCov19 yang juga dikembangkan oleh Nusantics.

Proses pengembangan produk ini melibatkan 400 lebih sampel dari pasien positive CoVid-19, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap dan riset validasi selama 7 bulan.

Uji validasi telah selesai dilakukan bersama-sama dengan FK UNDIP, RSND dan RSDK dan telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021 dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673.

Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik juga telah menggelar seminar nasional yang membedah keunggulan dan kekurangan produk gargle Bio Saliva PCR ini pada awal Mei 2021 dan dihadiri secara daring oleh ribuan dokter dan tenaga kesehatan.

Nusantics dan Biofarma telah melakukan berbagai pengembangan berdasarkan masukan berbagai pihak terutama dari kalangan dokter spesialis dan tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paling Ganas! Tsunami Covid RI Dipicu Virus Delta, Satgas: 1 Orang Bisa Tularkan 5 Lainnya

Paling Ganas! Tsunami Covid RI Dipicu Virus Delta, Satgas: 1 Orang Bisa Tularkan 5 Lainnya

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 13:05 WIB

Bio Saliva Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19 di Indonesia

Bio Saliva Diklaim Bisa Deteksi Semua Jenis Covid-19 di Indonesia

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:59 WIB

PPKM Mikro Medan Diperketat, Jam Operasional hingga 17.00 WIB

PPKM Mikro Medan Diperketat, Jam Operasional hingga 17.00 WIB

Sumut | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:54 WIB

Pekerja Rentan Tertular Covid-19, Mitigasi Risiko Penting di Tempat Kerja

Pekerja Rentan Tertular Covid-19, Mitigasi Risiko Penting di Tempat Kerja

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:49 WIB

Ibas Demokrat: Covid Makin Mengganas, Sampai Kapan Bangsa Kita Terus Begini?

Ibas Demokrat: Covid Makin Mengganas, Sampai Kapan Bangsa Kita Terus Begini?

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:48 WIB

Sudah Lebih 1000 Warga Sulawesi Selatan Meninggal Karena Covid-19

Sudah Lebih 1000 Warga Sulawesi Selatan Meninggal Karena Covid-19

Sulsel | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:46 WIB

Profil Dokter Faheem Younus, Pakar Kesehatan AS Yang Ngetwit Soal Covid-19 di Indonesia

Profil Dokter Faheem Younus, Pakar Kesehatan AS Yang Ngetwit Soal Covid-19 di Indonesia

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:44 WIB

Terkini

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB