Kisah Gusman Suherman, Sang Ayah Meninggal Usai Termakan Hoaks Covid dari WhatsApp

Reza Gunadha, Aulia Hafisa

Rabu, 07 Juli 2021 | 15:10 WIB
Kisah Gusman Suherman, Sang Ayah Meninggal Usai Termakan Hoaks Covid dari WhatsApp
Gusman Suherman berharap orang tidak sembarang menyebarkan informasi (Supplied/abc.net.au)

Suara.com - Kisah seorang pria asal Bandung bernama Gusman Suherman menjadi perbincangan publik. Bukan tanpa alasan, dirinya diberitakan oleh media asing Australian Broadcasting Corporation (ABC) pasca kehilangan ayahnya setelah terinfeksi Covid-19.

Gusman Suherma menceritakan, sang ayah termakan hoaks soal konspirasi Covid-19 yang diterima melalui pesan singkat di WhatsApp.

Tak mau dibawa ke Rumah Sakit

Melansir abc.net.au -- jaringan Suara.com, sang ayah dinyatakan positif terpapar virus Corona. Namun, ia menolak untuk dibawa ke Rumah Sakit.

Menurut penuturan komedian yang tinggal di Bandung tersebut, sang ayah menerima pesan yang beredar melalui aplikasi WhatsApp.

Pesan tersebut berisi informasi bahwa apabila sang ayah pergi ke Rumah Sakit, ia akan di-Covid-kan.

"Almarhum bapak kemakan hoaks yang katanya kalau ke rumah sakit akan di-COVID-kan," kata Gusman.

Parahnya, ayahnya tersebut mempercayai pesan itu. Efeknya, sang ayah tidak mau dibawa ke rumah sakit meski kondisinya kian memburuk.

"Efeknya ketika sakit, beliau enggak mau dibawa ke rumah sakit padahal kondisinya sudah lumayan buruk," tambah Gusman yang juga Podcaster untuk Belagu Podcast.

baca juga

Khawatir teori konspirasi

Sebelumnya, Gusman mengerti bahwa banyak informasi yang salah mengenai COVID-19, termasuk teori konspirasi yang beredar.

Awalnya, ia tidak peduli jika ada orang yang percaya dengan teori konspirasi.

Namun, kematian sang ayah menyadarkannya betapa mengkhawatirkan teori konspirasi tersebut.

"Saya khawatir kalau informasi ini sampai ke orang-orang yang malas mencari tahu kebenaran atau membaca, seperti grup di WhatsApp," ujarnya.

Ia menambahkan banyak orang yang langsung menelan informasi bulat-bulat dari WhatsApp karena sulit mencari informasi tandingan.

"Kasihan kalau informasi itu sampai ke orang seperti bapak saya ... gara-gara ada misinformasi takutnya tidak memaksimalkan ikhtiar dan malah jadi merugikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyumbang 81 persen Kasus, Profesor Peru Khawatir Varian Lambda Lebih Mematikan

Menyumbang 81 persen Kasus, Profesor Peru Khawatir Varian Lambda Lebih Mematikan

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:26 WIB

35 Nakes Gugur Dalam Seminggu Akibat Ledakan Covid-19 di Indonesia

35 Nakes Gugur Dalam Seminggu Akibat Ledakan Covid-19 di Indonesia

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:04 WIB

Virus Corona Varian Delta Masuk Sumbar, Jubir Satgas: Ingin Selamat Segera Vaksin

Virus Corona Varian Delta Masuk Sumbar, Jubir Satgas: Ingin Selamat Segera Vaksin

Sumbar | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:10 WIB

Terkini

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB