alexametrics

Sejumlah 365 Tempat Tidur di RSUD Pasar Minggu Terisi, IGD Disulap Jadi Ruang Isolasi

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Sejumlah 365 Tempat Tidur di RSUD Pasar Minggu Terisi, IGD Disulap Jadi Ruang Isolasi
IGD RSUD Pasar Minggu. [rsudpasarminggu.jakarta.go.id]

Sejumlah 365 tempat tidur untuk pasien Covid-19 telah terisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021) pagi.

Suara.com - Sejumlah 365 tempat tidur untuk pasien Covid-19 telah terisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021) pagi.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) diubah menjadi ruang isolasi. 

“Pagi ini laporannya ada 365 bed (tempat tidur) dalam keadaan terisi semua. Dan itu di IGD sudah kami siapkan ruang rawat, itu sudah kami ganti menjadi ruang rawat IGD sekarang,” kata Direktur Umum (Dirut) RSUD Pasar Minggu Yudi Amiarno kepada wartawan di lokasi. 

Yudi mengemukakan, meski kapasitas tempat tidur telah penuh, pihaknya masih menerima pasien Covid-19 untuk menjalani perawatan. 

Baca Juga: Stok Oksigen Terbatas, Cerita Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jadi Saling Rebutan

“Kami  akan terima terus terima, jadi terpaksa kami akan menunggu pasien yang dari rawat inap boleh pulang nanti yang bawah naik. Tapi dengan IGD kami jadikan rawat inap, ya di IGD juga kami  rawat dari pasien-pasien,” jelas Yudi. 

Namun  pasien yang diterima adalah mereka dengan gejala sedang hingga berat.

“Yang ringan kami arahkan ke Wisma Atlet atau ke griya-griya pemprov,” katanya. 

Terkait ketersediaan oksigen, kata Yudi yang menjadi persoalan adalah proses distribusi dan produksi dari pabrik, karena tingginya permintaan dari masyarakat. 

“Yang masalahnya, distribusinya. Produksinya juga, mereka katanya sih sudah mulai terhambat. Tapi tiap hari mereka tingkatkan terus produksinya,” ujarnya. 

Baca Juga: Stok Oksigen Medis Buat Pasien Covid-19 di Palangka Raya Diklaim Tercukupi

“Tapi  antreannya ini yang lama, berjam-jam. Kami  berangkat pagi bisa kembali tengah malam, jam 23.00 sampai 24.00 malam,” katanya. 

Komentar