Jokowi Diminta Normatif, Gunakan Mekanisme Rotasi untuk Angkat KSAL Menjadi Panglima TNI

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 07 Juli 2021 | 21:44 WIB
Jokowi Diminta Normatif, Gunakan Mekanisme Rotasi untuk Angkat KSAL Menjadi Panglima TNI
Direktur Imparsial Al Araf. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Direktur Impasial Al Araf menilai, Presiden Jokowi sebaiknya mengambil langkah normatif sebagaimana diatur dalam Undang-undang TNI dalam melakukan pergantian panglima. Langkah itu, yakni melakukan rotasi antara tiga matra atau angkatan.

Sebagaimana diketahui, pucuk pimpinan tentara saat ini dipegang Marsekal Hadi Tjajanto dari Angkatan Udara.

Dua panglima sebelum Hadi, yakni Gatot Nurmantyo dan Moeldoko notabene berasal dari matra Angkatan Darat.

Dengan demikian, kata Al Araf, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Jokowi merotasi tampuk pimpinan TNI dari Angkatan Udara ke Angkatan Laut.

Meski mandatnya tidak mewajibkan, Al Araf mengatakan, mekanisme pergantian secara rotasi angkatan itu tersirat di dalam UU TNI.

"Di TNI itu ada tiga angkatan dan proses rotasi penting untuk membangun kesetaraan dan kesehatan organisasi agar tidak terjadi kecemburuan di antara angkatan," kata Al Araf dalam webinar Menakar Kandidat Panglima TNI: Peluang, Hambatan dan Tantangan Penguatan Militer Indonesia, Rabu (7/7/2021).

Dia meyakini, kecemburuan itu dapat diredam di mana tiga matra TNI akan mengikuti dan menerima apapun keputusan Jokowi menyoal Panglima TNI. Namun tidak dipungkiri, kecemburuan nantinya akan berdampak buruk terhadap konsilidasi dan soliditas organisasi TNI itu sendiri.

"Pada sisi lain akan ada rasa tidak terima, ngedumel dan lain sebagainya itu akan mengganggu soliditas dan sebagainya. Jadi demi keadilan dan proses yang baik dalam proses rotasi itu memang menjadi penting bagi presiden memperhatikan, menimbang proses pergantian panglima TNI itu perlu berdasarkan pada proses rotasi," katanya.

Sementara itu, menakar pergantian secara rotasi pergantian Panglima TNI yang jatuh kepada Angkatan Laut, Al Araf menilai KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai sosok yang tepat menggantikan posisi Hadi.

"Jadi dua kali Angkatan Darat, sebelum Pak Hadi maka sekarang Angkatan Udara. Otomatis kalau ngikutin rotasi sekarang harusnya jatuh ke Pak Yudo di Angkatan Laut," ujarnya.

"Itu kalau kemudian tidak bergeser ke Angkatan Laut saya melihat kecenderungannya nanti, waduh terlalu lama menunggu Angkatan Laut, kata mereka. Sudah lama berlayar terus di laut masuk darat nggak pernah jadi Panglima TNI kan gitu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa Total Kekayaan Mencapai Rp 179 M

Calon Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa Total Kekayaan Mencapai Rp 179 M

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 19:14 WIB

KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 12:54 WIB

Jokowi Diminta Pilih Calon Panglima TNI yang Tak Punya Catatan Dosa Kasus HAM

Jokowi Diminta Pilih Calon Panglima TNI yang Tak Punya Catatan Dosa Kasus HAM

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB