Nadia: Pemerintah Targetkan 324.000 Tes Covid-19 per Hari di Jawa-Bali

Liberty Jemadu

Kamis, 08 Juli 2021 | 02:15 WIB
Nadia: Pemerintah Targetkan 324.000 Tes Covid-19 per Hari di Jawa-Bali
Warga menjalani Swab PCR di Pedukuhan Lopati RT 92, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Sabtu (5/6/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Suara.com - Pemerintah menargetkan sebanyak 324.000 tes COVID-19 per hari di Pulau Jawa-Bali, kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi.

Pada konferensi pers perkembangan terbaru PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali dan PPKM Mikro di wilayah lain di Indonesia, di Jakarta Rabu (7/7/2021) Nadia menjelaskan, jumlah tes Covid-19 yang dilaporkan dari Jawa-Bali pada 6 Juli lebih dari 124.000, meningkat di atas 20.000 dibandingkan hari sebelumnya.

"Terlepas dari peningkatan testing yang dilaporkan, itu masih 38 persen dari jumlah tes yang ditargetkan dilakukan di Jawa Bali setiap harinya, yaitu 324.000 tes," katanya.

Menurut dia, hari ini, total kasus konfirmasi baru yang dilaporkan dari Pulau Jawa dan Bali sebanyak 24.801 atau menurun dari 25.271 kasus di hari sebelumnya.

“Di sisi lain, insidensi atau jumlah kasus per 100.000 penduduk per minggu di kebanyakan provinsi di Jawa-Bali masih masuk dalam kategori transmisi komunitas tingkat 3 atau 4,” ujarnya saat menyampaikan perkembangan indikator-indikator penanggulangan pandemi per 6 Juli.

Berdasarkan indikator jumlah kasus rawat, seluruh provinsi di Jawa dan Bali masih berada di kategori transmisi komunitas tingkat 4, dengan jumlah kasus rawat lebih dari 30 per 100.000 penduduk per minggu.

Keterisian tempat perawatan di Bali sekitar 50 persen. Sementara, seluruh provinsi di Pulau Jawa masih melaporkan tingkat keterisian di atas 80 persen.

“Positivity rate Pulau Jawa Bali juga masih tinggi yaitu 19,9%, walaupun positivity rate menurun 24,7% dari hari sebelumnya,” ujarnya.

Sementara, di tingkat provinsi, Nadia mengatakan, pelacakan yang dilaporkan masih sangat rendah, jauh dari target yang diharapkan sekurang-kurangnya 15 kontak erat per kasus.

baca juga

Nadia melihat per tanggal 6 Juli terjadi peningkatan jumlah testing yang dilakukan di Jawa dan Bali, dan di waktu yang bersamaan jumlah kasus terkonfirmasi lebih sedikit dibandingkan hari sebelumnya.

“Namun demikian, kita masih melihat kemungkinan kasus terkonfirmasi yang dilaporkan meningkat dalam beberapa hari ke depan, terlebih lagi jika jumlah testing dapat ditingkatkan secara bermakna,” ujar Nadia.

Dia memaparkan, penemuan yang diikuti dengan isolasi kasus, ditindaklanjuti dengan pelacakan dan karantina kontaknya, merupakan upaya-upaya memutus rantai penularan.

Oleh karenanya, pihaknya berharap semua pemangku kepentingan dapat bekerja sama dan berupaya keras meningkatkan kapasitas respon di wilayah kerjanya. Target jumlah testing, pelacakan, dan konversi tempat tidur perawatan harus ditingkatkan sesuai ketentuan.

Bersama dengan pembatasan kegiatan masyarakat dalam PPKM Darurat, hal inilah yang dapat menekan tingkat transmisi di komunitas sampai level situasi pandemi menurun ke tingkat yang aman.

“Tidak lupa saya ingin menekankan, bahwa keberhasilan PPKM Darurat harus dapat kita ukur secara akurat dan transparan,” ujarnya.

Nadia juga memastikan, Kementerian Kesehatan akan terus meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pencatatan dan pelaporan sebagai upaya monitoring dampak PPKM Darurat, dan meminta dukungan dari semua pihak untuk dapat melaporkan indikator-indikator tersebut sebaik-baiknya.

“Pemberlakuan PPKM darurat diharapkan dapat mengurangi tingkat transmisi dengan segera, bersamaan dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas respon kesehatan, sehingga level situasi pandemi dapat membaik dan PPKM Darurat nanti dapat dicabut,” tutup Nadia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:50 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa

Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:54 WIB

Seni Jatuh Cinta ala Aisyah Putri: Dilema Remaja yang Relatable Banget!

Seni Jatuh Cinta ala Aisyah Putri: Dilema Remaja yang Relatable Banget!

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 18:16 WIB

Cinta Suci Nadia: Saat Kesalehan Diuji oleh Masa Lalu yang Kelam

Cinta Suci Nadia: Saat Kesalehan Diuji oleh Masa Lalu yang Kelam

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:00 WIB

Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga

Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 25 Januari 2026 | 19:15 WIB

Ratu Sofya Bicara soal Beban Hidup, Adik Beri Pembelaan untuk Orang Tua

Ratu Sofya Bicara soal Beban Hidup, Adik Beri Pembelaan untuk Orang Tua

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:02 WIB

Korban Pemerkosaan Massal '98 Gugat Fadli Zon: Trauma dan Ketakutan di Balik Penyangkalan Sejarah

Korban Pemerkosaan Massal '98 Gugat Fadli Zon: Trauma dan Ketakutan di Balik Penyangkalan Sejarah

News | Kamis, 18 September 2025 | 20:01 WIB

Bukan Cuma Awkarin, 5 Artis Ini Juga Pilih Hengkang dari Indonesia Demi Cinta dan Karier

Bukan Cuma Awkarin, 5 Artis Ini Juga Pilih Hengkang dari Indonesia Demi Cinta dan Karier

Entertainment | Selasa, 16 September 2025 | 17:53 WIB

Ulasan Novel Rumah Tanpa Jendela: Tidak Ada Mimpi yang Terlalu Kecil

Ulasan Novel Rumah Tanpa Jendela: Tidak Ada Mimpi yang Terlalu Kecil

Your Say | Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:20 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB