facebook

Kantor Mentan Syahrul Yasin Limpo Disegel Satgas Covid-19, Ini Klarifikasi Kementan

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Kantor Mentan Syahrul Yasin Limpo Disegel Satgas Covid-19, Ini Klarifikasi Kementan
Gedung Kementerian Pertanian di Ragunan, Jakarta Selatan disegel Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, Kamis (8/7/2021). [dokumentasi]

"Teknis, cuma kalau menimbulkan persepsi negatif, kami dirugikan," kata Musyafak.

Suara.com - Gedung Kementerian Pertanian di Ragunan, Jakarta Selatan disegel Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Penyegelan dilakukan karena Kementan RI dianggap melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan Akhmad Musyafak membenarkan gedung A atau kantor Mentan Syahrul Yasin Limpo disegel Satgas Covid-19 DKI Jakarta.

Namun, ia menyanggah aktivitas di gedung itu melanggar aturan PPKM Darurat.

Baca Juga: Menteri Pertanian Syahrul : Tidak Ada Kenaikan Pajak PPN Untuk Beras

"Gedung A saja (yang disegel). Gedungnya pak menteri. Sebetulnya tadi sih sudah saya jelaskan semua. Nanti bisa ditanyakan, kenapa tetap dipasang (segel) itu. Saya sebetulnya sudah berupaya, kalau penyegelan ini menimbulkan persepsi negatif. Sebetulnya kami keberatan," kata Musyafak saat dihubungi Suara.com, Kamis malam.

Dia menegaskan, semua aktivitas di gedung Kementan RI Ragunan sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Saat melakukan penyegelan, Satgas Covid-19 DKI mengakui hanya menindaklanjuti laporan masyarakat melalui aplikasi online, yang menyebut 500 pegawai gedung itu terpapar covid-19.

"Sudah saya jelaskan, angka sebetulnya itu 200 orang. Itu pun tersebar, tak hanya di kantor Ragunan. Ada di kantor kami di Bogor, Bekasi, Bandara Soekarno-Hatta. Kami kan banyak UPT (unit pelaksana teknis)," kata dia.

Ratusan pegawai Kementan yang terpapar covid-19 ini pun sudah difasilitasi isolasi di wisma maupun hotel.

Baca Juga: Jika Hadapi Gagal Panen, Mentan: Asuransi Usaha Tani Padi Jadi Upaya Proteksi

Musyafak mengklaim, Satgas Covid-19 DKI saat menyegel pun mengakui Kementan RI sudah taat aturan PPKM Darurat.

Komentar