Terungkap Kondisi Presiden Haiti saat Penyerangan, 12 Kali Ditembak, Mata Kiri Pecah

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 09 Juli 2021 | 07:23 WIB
Terungkap Kondisi Presiden Haiti saat Penyerangan, 12 Kali Ditembak, Mata Kiri Pecah
Presiden Haiti Jovenel Moise. (CHANDAN KHANNA/AFP)

Suara.com - Kondisi Presiden Haiti Jovenel Moïse pasca penyerangan terungkap dimana ia mengalami luka tembak 12 kali dan mata sebelah kirinya pecah.

Hal itu, menyadur The Independent Jumat (9/7/2021), diungkapkan oleh Hakim Carl Henry Destin selaku wakil hakim perdamaian Pétion-Ville.

Destin mengatakan kepada surat kabar berbahasa Prancis Haiti, Le Nouvelliste, bahwa jasad Moïse ditemukan dengan kondisi penuh luka tembak senjata kaliber besar dan senjata api 9 mm.

"Kami menemukannya berbaring telentang, mengenakan celana biru, kemeja putih berlumuran darah, mulutnya terbuka, mata kirinya pecah," kata Destin.

"Kami melihat peluru menembus dahinya, satu di setiap puting, tiga di pinggul, satu di perut." sambungnya.

Destin mengatakan bahwa kantor dan kamar tidur presiden dalam kondisi berantakan. Sementara putrinya, Jomarlie Jovenel Moïse, bersembunyi di kamar saudara laki-lakinya saat serangan tersebut.

Seorang anak laki-laki dan seorang pembantu diikat di dalam rumah presiden oleh para pelaku sambil meneriakkan Operasi DEA.

Destin juga mengungkapkan bahwa banyak ditemukan selongsong peluru berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm di antara pos jaga hingga di dalam kediaman.

Istri Moïse juga ikut tertembak dalam serangan tersebut. Dia diterbangkan ke Pusat Trauma Ryder Miami untuk menjalani perawatan.

Tak sampai 24 jam, Kepolisian Nasional Haiti berhasil membekuk enam pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan presiden Haiti.

Leon Charles, Kepala Polisi Nasional Haiti mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mencegat para pelaku setelah mereka mencoba keluar dari kediaman presiden.

Leon Charles mengatakan pada konferensi pers bahwa dua tentara bayaran ditangkap, sementara empat lainnya tewas dalam baku tembak.

Charles mengatakan tiga petugas polisi yang disandera oleh orang-orang bersenjata itu dibebaskan setelah baku tembak.

Para pelaku yang terbunuh dan ditangkap dalam baku tembak belum diidentifikasi dan bukti hubungan mereka dengan pembunuhan itu juga belum diungkapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembunuhan Presiden Haiti, Dua Tewas dalam Baku Tembak

Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembunuhan Presiden Haiti, Dua Tewas dalam Baku Tembak

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 16:05 WIB

Presiden Haiti Dibunuh oleh Kelompok Komando Bersenjata

Presiden Haiti Dibunuh oleh Kelompok Komando Bersenjata

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 16:05 WIB

2 Pembunuh Presiden Haiti Tertangkap, Polisi Mikir: Dibunuh atau Dipenjara Saja!

2 Pembunuh Presiden Haiti Tertangkap, Polisi Mikir: Dibunuh atau Dipenjara Saja!

Jatim | Kamis, 08 Juli 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB