Sebut Luhut Pakai Bahasa Preman Pasar, Pigai: Secara Tersirat Sudah Kibarkan Bendera Putih

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 09 Juli 2021 | 07:26 WIB
Sebut Luhut Pakai Bahasa Preman Pasar, Pigai: Secara Tersirat Sudah Kibarkan Bendera Putih
Mantan Komnas HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai sebut koordinator PPKM Darurat yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menggunakan bahasa preman pasar dalam pernyataannya soal lockdown.

Lewat sebuah cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Kamis (8/7/2021) Pigai menyebut bahwa ia menyukai pernyataan Luhut yang mengatakan bahwa semua rakyat akan mati jika diterapkan kebijakan lockdown.

Pigai juga menyebut bahwa secara tersirat Luhut sudah mengibarkan bendera putih, lantaran rezim yang tak mampu memimpin.

"Pak Luhut pakai bahasa Preman Pasar. Saya suka pernyataan ini karena Luhut secara tersirat sudah kibarkan bendera putih karena rezim ini tidak mampu memimpin," tulis Pigai dalam cuitannya seperti dikutip suara.com, Jumat (9/7/2021).

Selanjutnya, Pigai bahkan menyaranka Jokowi untuk mundur apabila sudah tak sanggup. Ia menyebut bukan hanya pemerintahan Jokowi saja, namun juga ada beberapa negara lain yang pejabatnya mundur.

"Saya sarankan Jokowi & Rezim mundur kalau tidak sanggup. Bukan kalian sendiri, Negara lain juga mundur ko," lanjut Pigai.

Cuitan Natalius Pigai soal pernyataan Luhut (twitter)
Cuitan Natalius Pigai soal pernyataan Luhut (twitter)

Sebelumnya, Luhut sempat bicara soal kebijakan PPKM hingga lockdown di podcast Deddy Corbuzier. Ia menyebut jika diterapkan lockdown  maka semua rakyat akan mati.

"Lockdown itu gini, tidak segampang itu juga, mati semua rakyat nanti kalau kita lockdown. Jadi kita pikir-pikir bagaimana saya kan sudah bilang tadi, bagaimana kita nyeimbangkan, masih bisa," ucap Luhut dalam sebuah video di kanal YouTube Deddy Corbuzier, seperti dikutip suara.com, Jumat (9 Juli 2021).

"Sekarang pertanyaan juga kalau kita lockdown, apa bisa kita lockdown, itu juga pertanyaan berikutnya. Belum tentu juga bisa," lanjutnya.

baca juga

Oleh sebab itu, menurut Luhut, semua keputusan yang dikeluarkan pemerintah telah ditimbang matang-matang. Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum kebijakan diterapkan.

"Jadi kita timbang-timbang matang. Makanya saya bilang tadi, proses pengambilan keputusan itu tidak sesederhana itu, tidak satu angle aja kita lihat. Banyak pertimbangan-pertimbangan lain sebelum go," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Penuhi Ketersediaan Obat Covid-19, Luhut Ancam Para Produsen Nakal

Sedang Penuhi Ketersediaan Obat Covid-19, Luhut Ancam Para Produsen Nakal

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 19:48 WIB

Menko Luhut Minta Penambahan Kapasitas Oksigen untuk Pasien Covid-19 Dipercepat

Menko Luhut Minta Penambahan Kapasitas Oksigen untuk Pasien Covid-19 Dipercepat

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:50 WIB

Warga Malaysia Kibarkan Bendera Putih untuk Minta Bantuan Selama Lockdown

Warga Malaysia Kibarkan Bendera Putih untuk Minta Bantuan Selama Lockdown

Foto | Kamis, 08 Juli 2021 | 13:00 WIB

Daftar Perusahaan yang Karyawannya Boleh Kerja di Kantor saat PPKM Darurat

Daftar Perusahaan yang Karyawannya Boleh Kerja di Kantor saat PPKM Darurat

Bisnis | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:33 WIB

Soroti Jatim, Luhut Minta Mobilitas Warga Dibatasi: Kuncinya Pengetatan

Soroti Jatim, Luhut Minta Mobilitas Warga Dibatasi: Kuncinya Pengetatan

Jatim | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:27 WIB

Luhut Akui Kasus Covid Naik karena Varian Delta, HNW: Karena Sibuk Sekat WNI yang Mudik?

Luhut Akui Kasus Covid Naik karena Varian Delta, HNW: Karena Sibuk Sekat WNI yang Mudik?

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:52 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×