Beredar Ceramah Ustaz Das'ad soal Penutupan Masjid, Ganjar dan Anies Terkesima

Rendy Adrikni Sadikin | Aulia Hafisa | Suara.com

Jum'at, 09 Juli 2021 | 12:06 WIB
Beredar Ceramah Ustaz Das'ad soal Penutupan Masjid, Ganjar dan Anies Terkesima
Ustad Das'ad Latif menjadi penceramah pada Program Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah (PQJI) Pemerintah Kabupaten Gowa, Jumat (19/2/2021) / [Humas Pemkab Gowa]

Suara.com - Media sosial diramaikan oleh rekaman video potongan ceramah dari Ustaz Das'ad Latif mengenai penutupan masjid selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat.

Potongan ceramah tersebut sebelumnya diunggah oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui akun Instagram pribadi masing-masing, Kamis (8/7/21).

Penutupan Masjid

Ceramah Ustaz Das'ad tersebut merespons pertanyaan mengenai penutupan masjid saat penerapan PPKM darurat di Jakarta.

Ia menjelaskan, dirinya bukan merupakan pengikut ustaz manapun, melainkan pengikut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Satu, saya pengikut fatwa majelis ulama. Bukan pribadi (perseorangan), tetapi majelis. Namanya majelis, kumpulan orang-orang hebat di dalam majelis,” katanya.

Menurutnya, di dalam majelis ulama terdapat ahli fikih, sejarah, bahasa, filsafat, sosial, dan lainnya, semua bermusyawarah. Hasilnya, majelis ulama menganjurkan untuk sementara beribadah di masjid ditiadakan.

Ustaz Das’ad menegaskan, kebijakan itu pun hanya berlaku di Jakarta. Artinya, tak semua masjid di Indonesia ditutup. Hal tersebut karena terlalu banyak korban Covid-19 di Jakarta.

Selanjutnya, ia merespon pertanyaan mengenai perbandingan tentang penutupan masjid dan pembukaan pasar. 

Kedua, berkait ini. Ada bertanya, kenapa masjid ditutup, pasar dibuka? Banyak yang tanya gitu toh?” ucapnya.

Ustaz Das'ad menegaskan, fungsi-fungsi masjid boleh dipindahkan dan dilakukan di rumah. Seperti Salat berjamaah yang boleh dilakukan di rumah. Begitu juga dengan berdoa, zikir, serta mengaji.

Hal itu berbeda dengan pasar karena fungsi pasar tidak dapat dipindahkan ke rumah.

Selanjutnya, ia meminta masyarakat agar bijaksana menerima pesan di media sosial. Hal tersebut karena banyak pengguna media sosial dilandasi sentimen, yakni mereka yang selalu menebar kebencian.

Pesan keempat, Ustaz Das’ad adalah mendorong agar pemerintah lebih serius lagi dalam menanganani wabah Covid-19. 

Diunggah Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustaz Das'ad Latif ke Pengusaha Alkes: Jangan Jadikan Wabah Ini Ladang Bisnis, Tak Berkah

Ustaz Das'ad Latif ke Pengusaha Alkes: Jangan Jadikan Wabah Ini Ladang Bisnis, Tak Berkah

Jakarta | Jum'at, 09 Juli 2021 | 08:05 WIB

Tak Terima Dicopot, Mantan Kepala BPPBJ DKI Gugat Anies

Tak Terima Dicopot, Mantan Kepala BPPBJ DKI Gugat Anies

Jakarta | Kamis, 08 Juli 2021 | 19:19 WIB

Vaksinasi Keliling, Anies Klaim 5 Juta Warga DKI Sudah Divaksin Dosis Pertama

Vaksinasi Keliling, Anies Klaim 5 Juta Warga DKI Sudah Divaksin Dosis Pertama

Jakarta | Kamis, 08 Juli 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB