548 Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman di Rumah dan Luar RS

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 14 Juli 2021 | 19:26 WIB
548 Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman di Rumah dan Luar RS
Petugas tengah melakukan pemakaman dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (6/7/2021). [Instagram@arizapatria]

Suara.com - Lembaga LaporCovid19 bersama dengan Center for Indonesia's Strategis Development Initiative (CISDI) terus mengumpulkan data soal pasien Covid-19 meninggal dunia saat sedang isoman di rumah ataupun di luar rumah sakit.

Hasilnya tercatat total kematian mencapai 548 orang per Rabu (14/7/2021). Dari data yang disajikan LaporCovid19, angka tersebut berasal dari 12 provinsi dan 69 kota/kabupaten. Jumlah kematian terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat yang mencapai 209 orang.

Kemudian untuk kota terbanyak ditempati oleh Kota Bekasi sebanyak 83 orang dan kabupaten terbanyak ialah Kabupaten Sleman dengan 65 orang meninggal. LaporCovid19 menggarisbawahi bahwa angka tersebut tidak menggambarkan penambahan persis di hari Rabu.

"Karena temuan hasil lacak kematian juga tetap dicatat walaupun tanggal kejadian kematian sudah lewat selagi masih dalam rentang bulan Juni 2021 dan seterusnya," demikian yang disampaikan LaporCovid19 dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Co-Inisiator LaporCovid19, Ahmad Arif mengatakan bahwa tren kematian ketika isolasi mandiri menjadi lebih intens di samping kasus Covid-19 terus merangkak naik. Hal tersebut berimbas kepada fasilitas kesehatan yang tidak bisa menahan beban dari pasien yang membludak.

Ahmad menuturkan, tren itu sudah mulai terjadi di luar pulau Jawa seperti di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sumatera Barat.

"Ini menjadi semacam indikasi bahwa penyebaran wabah ini sudah intens di luar pulau Jawa dan perlu menjadi perhatian kita bersama. Jumlah yang terdata ini kami yakin hanya fenomena gunung es," ucapnya.

Sementara itu, Penasihat Senior Urusan Gender dan Pemuda untuk Direktur Jenderal WHO dan Pendiri CISDI, Diah Saminarsih mengatakan bahwa peningkatan kematian ketika isolasi mandiri menjadi tanda bahaya robohnya sistem kesehatan nasional.

Menurut Diah, nihilnya kesiapan memperkokoh pilar-pilar penanggulangan krisis kesehatan membuat penanganan pandemi seperti kehilangan arah dan tidak cekatan merespon lonjakan transmisi.

baca juga

Pada hulunya, dijelaskan Diah, layanan kesehatan primer tidak disiapkan untuk menghadapi beban kerja berlapis. Itu menyebabkan keterbatasan tenaga, keterbatasan fasilitas deteksi kasus dan perawatan, serta alat kesehatan untuk kegawatdaruratan seolah menciptakan kebuntuan dalam penanganan fase kritis saat ini.

"Padahal, semua tantangan tersebut dapat diatasi kalau saja strategi penanganan pandemi khususnya untuk layanan kesehatan primer telah disiapkan sejak pandemi ini mulai 16 bulan yang lalu. Akibatnya pasien terlambat ditemukan, terlambat mendapat pertolongan pertama, terlambat dirujuk."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Sebut Covid-19 Cetak Rekor Terus Karena Sistem Pelaporan Testing Membaik

Pemerintah Sebut Covid-19 Cetak Rekor Terus Karena Sistem Pelaporan Testing Membaik

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 19:20 WIB

Tanggapi Vaksin Berbayar, Ridwan Kamil: Harusnya Gratis

Tanggapi Vaksin Berbayar, Ridwan Kamil: Harusnya Gratis

Jabar | Rabu, 14 Juli 2021 | 19:07 WIB

Melonjak, Kasus Covid-19 di Medan Bertambah 429 Orang Dalam Sehari

Melonjak, Kasus Covid-19 di Medan Bertambah 429 Orang Dalam Sehari

Sumut | Rabu, 14 Juli 2021 | 19:05 WIB

Rizal Ramli Beberkan 4 Fase Kegagalan Pemerintah Tangani Covid, dari Lelucon sampai Panik

Rizal Ramli Beberkan 4 Fase Kegagalan Pemerintah Tangani Covid, dari Lelucon sampai Panik

Hits | Rabu, 14 Juli 2021 | 19:23 WIB

Terkini

Arab Saudi Rangkul 13 Negara Demi Mengamankan Selat Bab al-Mandeb, Memang Ampuh?

Arab Saudi Rangkul 13 Negara Demi Mengamankan Selat Bab al-Mandeb, Memang Ampuh?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Kang Edai, Penjaga Denting Lesung Kemiren

Kang Edai, Penjaga Denting Lesung Kemiren

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Mengenal Gita Bahana Nusantara, Paduan Suara dan Orkestra Milik Negara di Upacara 17 Agustus

Mengenal Gita Bahana Nusantara, Paduan Suara dan Orkestra Milik Negara di Upacara 17 Agustus

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg

Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Dilema Gen Z! Pindah Kerja Disebut Kutu Loncat, Bertahan Malah Apes

Dilema Gen Z! Pindah Kerja Disebut Kutu Loncat, Bertahan Malah Apes

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terlaris Mitsubishi 2026: L300 Bangkit, Xpander Tetap Jadi Andalan

Mobil Terlaris Mitsubishi 2026: L300 Bangkit, Xpander Tetap Jadi Andalan

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Resep Rahasia Don Rare Jaga Harmoni Alam dan Budaya di Desa Sejahtera Astra Les

Resep Rahasia Don Rare Jaga Harmoni Alam dan Budaya di Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru

Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Absen di Istana Merdeka, Sejumlah Menteri Pimpin Upacara di NTT Pascagempa

Absen di Istana Merdeka, Sejumlah Menteri Pimpin Upacara di NTT Pascagempa

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Kemasan Rokok Polos Bikin Efek Domino, Industri Kreatif Bisa Sepi Job

Kemasan Rokok Polos Bikin Efek Domino, Industri Kreatif Bisa Sepi Job

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:39 WIB

×