Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:02 WIB
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
Eks penyidik KPK, Novel Baswedan, menilai penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus bukan sekadar aksi kekerasan biasa. (Suara.com/M. Yasir)
baca 10 detik
  • Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, menduga penyerangan air keras terhadap Andrie Yunus (KontraS) merupakan upaya pembunuhan terorganisir.
  • Andrie Yunus diserang orang tak dikenal dengan cairan keras di wajah dan tubuh pada Kamis malam (12/3/2026) di Jakarta Pusat.
  • Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24% dan membutuhkan operasi transplantasi membran amnion pada mata.

Suara.com - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menilai penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus bukan sekadar aksi kekerasan biasa.

Ia menduga serangan tersebut merupakan upaya pembunuhan yang dilakukan secara terorganisir.

Novel menyampaikan, Andrie merupakan aktivis yang selama ini dikenal kritis dan bekerja untuk kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi. Karena itu, menurutnya serangan tersebut merupakan kejahatan serius terhadap seseorang yang memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Saya bersaksi Andrie ini orang baik, berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya dia,” kata Novel saat jumpa pers di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram ari keras oleh orang tidak dikenal. (tangkap layar)
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram ari keras oleh orang tidak dikenal. (tangkap layar)

"Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak," katanya menambahkan.

Ia menilai cara pelaku menyerang dengan menyiramkan cairan keras ke area wajah menunjukkan adanya niat jahat yang sangat serius.

Menurut Novel, serangan di bagian wajah berpotensi menyebabkan korban gagal bernapas bahkan meninggal dunia.

“Yang serangannya itu saya yakin maksudnya membunuh,” ujarnya.

Selain dugaan upaya pembunuhan, Novel juga melihat indikasi bahwa serangan tersebut dilakukan secara terorganisir. Kesimpulan itu ia sampaikan setelah melihat rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

baca juga

Dari pengamatannya, pelaku tidak sekadar beraksi spontan dengan satu kendaraan, melainkan menunjukkan pola pergerakan yang terkoordinasi di lapangan.

“Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir,” jelas Novel.

Ia menilai pola serangan tersebut mengindikasikan peristiwa ini tidak berkaitan dengan persoalan pribadi korban. Karena itu, pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik serangan.

Novel mengapresiasi langkah awal penyelidikan yang dilakukan kepolisian serta penanganan medis terhadap korban di rumah sakit. Namun ia menegaskan seluruh pihak yang terlibat harus diungkap dan dimintai pertanggungjawaban.

Ia juga menyatakan akan mendorong pemerintah, termasuk presiden, untuk memberikan perhatian serius terhadap pengusutan kasus tersebut.

Di sisi lain, Novel menegaskan serangan tersebut tidak akan membuat para pegiat HAM gentar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:02 WIB

Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi

Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:22 WIB

Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi

Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:12 WIB

Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:43 WIB

PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis

PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×