Buntut Ancaman Pindahkan ASN ke Papua, Mensos Risma Dituntut Minta Maaf

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 15 Juli 2021 | 11:49 WIB
Buntut Ancaman Pindahkan ASN ke Papua, Mensos Risma Dituntut Minta Maaf
Menteri Sosial Tri Rismaharini. [ANTARA/HO-Kemensos RI]

Suara.com - PapuaItuKita bersama Mahasiswa Papua se-Indonesia Anti Rasisme mengutuk keras atas pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharani yang mengancam akan memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak becus kerja ke Papua. Ucapan tersebut dinilai rasis dan diskriminatif terhadap rakyat Papua.

Koordinator Anti Rasisme, Michael Himan mengatakan, ucapan Risma mengenai hal tersebut adalah pernyataan yang provokatif, rasis, hingga diskriminatif. Dalam konteks ini, Papua bukanlah tempat pembuangan manusia dan hal itu sangatlah merendahkan martabat rakyat Papua.

"Pernyataan tersebut terkesan merendahkan orang Papua dan meresahkan masyarakat Papua," ungkap pria yang akrab disapa Mike kepada Suara.com, Kamis (15/7/2021).

Karena itu, Mike meminta agar Risma meminta maaf dan memberi klarifikasi terkait pernyataannya tersebut. Jika pada akhirnya Risma tidak meminta maaf, maka Aliansi Anti Rasisme akan menempuh langkah sesuai konstitusi.

"Jika Mensos tidak mau meminta maaf dan melakukan klarifikasi secara langsung maka kami akan menempuh langkah-langkah sesuai konstitusi dan perundang-undangan, supaya kedepannya tidak terulang lagi," sambungnya.

Bagi Mike, siapa saja, baik itu pejabat maupun rakyat sipil, tidak boleh melakukan ujaran rasisme. Sebab, rakyat Papua khususnya, acapkali menjadi korban rasisme di Tanah Air.

"Rakyat papua selalu menjadi korban rasisme dan diskriminasi secara sistematis baik itu dilakukan oleh penyelenggara Negara maupun masyarakat indonesia bahkan beberapa media yang selalu merendahkan masyarakat papua," papar Mike.

Adapun desakan PapuaItuKita kepada Mensos Risma sebagai berikut:

  1. Mengutuk keras atas pernyataan dari seorang tokoh publik yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharani yang melontarkan bahasa Rasis dan diskriminatif terhadap orang Papua.
  2. Memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo segera mengambil langkah dan tindakan tegas atas pernyataan diskriminasi rasial yang dilontarkan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharani.
  3. Mendesak Menteri Sosial Tri Rismaharani segera meminta maaf kepada rakyat Papua .

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kembali meluapkan amarahnya kepada anak buahnya yang berstatus aparat sipil negara (ASN). Tak hanya itu, dia bahkan mengancam akan memindahkan anak buahnya ke Papua karena dianggap tidak becus bekerja.

Persoalan tersebut bermula saat sejumlah ASN Kemensos tidak ikut membantu memasak di dapur umum yang dibuat institusinya, saat berkunjung ke Balai Wyataguna Bandung pada Selasa (13/7/2021).

Bahkan, dia mendapati dapur umum yang didirikan Kemensos itu hanya dikerjakan petugas dari Tagana dan petugas lainnya.

Sementara dia menilai ASN lainnya di lingkungan Kementerian Sosial hanya bekerja di dalam kantornya masing-masing.

"Jadi jangan pisah-pisahkan, kalau aku bikin (dapur umum) di sini berarti itu Kementerian Sosial, bukan Ditjen Rehabilitasi Sosial, sehingga tidak ada yang nongol, ini Kementerian Sosial, kok masih dikotak-kotakan kaya gitu," kata Mensos Risma di lokasi.

Saking kesalnya, Mantan Wali Kota Surabaya itu pun mengancam akan memutasikan para ASN di Wyataguna itu untuk bekerja di daerah Papua karena tidak turut membantu pekerjaan di dapur umum tersebut.

"Sekarang saya nggak mau lihat seperti ini, kalau saya lihat lagi, saya pindahkan ke Papua, saya nggak bisa mecat kalau nggak ada salah, tapi saya bisa pindahkan ke Papua sana teman-teman," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Risma Diguncang Isu Rendahkan Rakyat Papua: Meresahkan Masyarakat Papua

Mensos Risma Diguncang Isu Rendahkan Rakyat Papua: Meresahkan Masyarakat Papua

Kalbar | Kamis, 15 Juli 2021 | 10:22 WIB

Marah-marah Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Kemensos Buka Suara

Marah-marah Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Kemensos Buka Suara

Jawa Tengah | Kamis, 15 Juli 2021 | 07:54 WIB

6 Momen Risma Marah-marah, Ancam Pindahkan ASN ke Papua hingga Sidak e-KTP

6 Momen Risma Marah-marah, Ancam Pindahkan ASN ke Papua hingga Sidak e-KTP

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 19:20 WIB

Ancam Mutasi ASN ke Papua, Mensos Risma Disebut Lagi Akting

Ancam Mutasi ASN ke Papua, Mensos Risma Disebut Lagi Akting

Sumbar | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:50 WIB

Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Politisi PKB: Sedang Akting, Cuma Omong Doang

Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Politisi PKB: Sedang Akting, Cuma Omong Doang

Jatim | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:11 WIB

Sesalkan Ucapan Mensos Risma, Komisi VIII DPR: Siratkan Papua Jadi Wilayah Buangan

Sesalkan Ucapan Mensos Risma, Komisi VIII DPR: Siratkan Papua Jadi Wilayah Buangan

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:53 WIB

Polemik Risma Pindahkan ASN ke Papua, PPP: Mindset yang Salah

Polemik Risma Pindahkan ASN ke Papua, PPP: Mindset yang Salah

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:52 WIB

Terkini

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:02 WIB

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:49 WIB

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:40 WIB