Covid-19 Masih Menggila, Wagub DKI Minta ke Luhut Tambahan 3.000 Nakes

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 15 Juli 2021 | 13:49 WIB
Covid-19 Masih Menggila, Wagub DKI Minta ke Luhut Tambahan 3.000 Nakes
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/12/2020). [ANTARA/Livia Kristianti]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan saat ini ibu kota masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan (Nakes). Terlebih lagi angka penularan Covid-19 masih terus meroket hingga belasan ribu setiap harinya.

Riza mengaku sudah menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan selaku pimpinan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Luhut, kata Riza, menyanggupi penambahan permintaan nakes itu. Jumlah yang disiapkan untuk dikirimkan ke berbagai fasilitas kesehatan mencapai 3.000 orang.

"Penambahan tenaga kesehatan sudah kami bahas, kemarin pak menko menyampaikan Kemenkes sudah menyiapkan tidak kurang 3.000 (tenaga kesehatan)," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Kendati demikian, Riza menyebut penambahan nakes bukan berarti bisa langsung mengatasi jumlah pasien yang terus bertambah. Masyarakat harus turut serta berperan mengurangi penularan dengan tetap menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)
Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)

"Semuanya tidak ada artinya tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Apa bentuknya? Masyarakat tetap berada di rumah. Laksanakan prokes secara bertanggungjawab dan kerjakan PPKM Darurat sebaik mungkin," tambahnya menjelaskan.

Sejak diterapkannya PPKM Darurat, Riza pun menyebut mobilitas masyarakat menurun. Diharapkan dengan ini dalam waktu dekat akan terlihat hasilnya penularan mulai melandai.

"Insya Allah akan terjadi penurunan signifikan dan pada akhirnya kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya

10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:48 WIB

Erick Thohir Jamin Stok Obat Covid-19 Terus Tersedia

Erick Thohir Jamin Stok Obat Covid-19 Terus Tersedia

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:30 WIB

Ini Kriteria yang Boleh Melintas di Pos Penyekatan PPKM Darurat Medan

Ini Kriteria yang Boleh Melintas di Pos Penyekatan PPKM Darurat Medan

Sumut | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:05 WIB

Klaim Luhut: Mobilitas di Jogja dan Bali Sudah Menurun, Menuju Zona Kuning

Klaim Luhut: Mobilitas di Jogja dan Bali Sudah Menurun, Menuju Zona Kuning

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 12:49 WIB

Terkini

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB

KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji

KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:25 WIB

Resmi! Seskab Teddy Emban Tugas Baru Sebagai Duta Sekolah Rakyat

Resmi! Seskab Teddy Emban Tugas Baru Sebagai Duta Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:15 WIB

BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat

BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:12 WIB

Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji

Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:07 WIB

Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!

Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK: Kami Tidak Tahu Itu Uang Apa

Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK: Kami Tidak Tahu Itu Uang Apa

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel

Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel

News | Kamis, 23 April 2026 | 19:51 WIB

PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?

PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?

News | Kamis, 23 April 2026 | 19:44 WIB