alexametrics

10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya

Dany Garjito
10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya
10 Gejala Covid-19 Varian Delta Lengkap dengan Beda Gejala Varian Umum Lainnya. (Suara.com/Eko Faizin)

Ini beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya.

Suara.com - Gejala Covid-19 varian Delta apa saja? Lalu apa beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya? Mari simak penjelasan berikut ini.

COVID-19 VARIAN DELTA

Menurut World Health Organization (WHO), Covid adalah penyakit yang berasal dari virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang saat ini sudah terjadi mutasi menjadi bermacam-macam. Salah satunya adalah Covid-19 varian delta yang awalnya ditemukan di India, serta telah menyebar lebih dari 80 negara. Beberapa penelitian menunjukan bahwa jenis varian ini lebih menular daripada varian lainnya.

dr. Indra Yovi, SpP (K), Dokter Spesialis Paru & Pernapasan Eka Hospital Pekanbar mengatakan, tren kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat sejak akhir Mei 2020. Saat ini, Covid-19 disertai munculnya Virus Corona Varian Delta.

Baca Juga: Tak Percaya Covid-19 dan Lawan Petugas, Kades di Sragen Juga Sebut 'Enak Jaman PKI'

Virus Corona Varian Delta memiliki nama kode B.1.617.2 dan pertama kali terdeteksi di India pada akhir 2020. Penelitian menunjukan bahwa Varian Delta dikaitkan dengan risiko penularan yang diperkirakan 60 persen lebih tinggi daripada Varian Alfa, yang sudah jauh lebih menular daripada versi asli virus.

INFOGRAFIS: Perbedaan Varian Covid-19 Delta, Delta Plus, Lambda dan Kappa
INFOGRAFIS: Perbedaan Varian Covid-19 Delta, Delta Plus, Lambda dan Kappa

BEDA GEJALA COVID-19 DELTA DENGAN UMUM

Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasan tentang perbedaan gejala Covid-19 varian Delta dan umum.  

Gejala varian Delta:

  1. Demam
  2. Mual dan muntah
  3. Flu parah
  4. Sakit kepala
  5. Sakit tenggorokan
  6. Batuk
  7. Diare
  8. Sakit perut
  9. Nyeri sendi
  10. Hilang selera makan

Gejala varian umum

Baca Juga: Viral Seruan Stop Berita Covid, LaporCovid-19: Ajakan Mematikan!

Sementara gejala varian umum adalah:

  1. Sesak nafas
  2. Demam
  3. Batuk
  4. Sakit tenggorokan
  5. Sakit kepala
  6. Anosmia (kehilangan indera penciuman dan perasa)

GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA RINGAN

INFOGRAFIS: Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, dan Berat
INFOGRAFIS: Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, dan Berat

Gejala covid-19 varian delta masih bisa dibedakan lagi dari gejala ringan, sedang, dan berat.

Gejala ringan covid-19 varian delta

  • Gejala ringan berupa
  • Demam
  • Batuk
  • Nyeri tenggorokan
  • Anoreksia
  • Sakit kepala

GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA SEDANG

Gejala sedang covid-19 varian delta

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak nafas
  • Nafas cepat

GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA BERAT

Gejala berat covid-19 varian delta adalah demam ditambah salah satu dari:

  • Frekuensi nafas >30x/menit
  • Distres pernafasan
  • Saturasi oksigen 93 persen tanpa bantuan oksigen

Penting untuk diperhatikan, bahwa varian Delta dinilai jauh lebih berbahaya dari varian umum. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau untuk tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Tetap ikuti protokol kesehatan dengan ketat agar tidak terpapar Covid-19 varian Delta atau varian apapun. 

CARA VIRUS COVID-19 VARIAN DELTA MENULAR

INFOGRAFIS: Sudah Vaksin Covid-19 Masih Bisa Sebarkan Varian Delta?
INFOGRAFIS: Sudah Vaksin Covid-19 Masih Bisa Sebarkan Varian Delta?

Virus covid-19 varian delta bisa menular dengan beberapa cara, antara lain:

  • Transmisi droplet, sangat ditekankan dalam penggunaan masker.
  • Transmisi udara (aerosol), sangat disarankan untuk melakukan kegiatan seperti rapat
    di dalam ruangan terbuka dan tetap menggunakan masker.
  • Transmisi fomit, sangat ditekankan untuk pentingnya melakukan cuci tangan.

KENAPA WAJIB ISOLASI MANDIRI?

Tujuan isolasi mandiri adalah untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Jika tidak dilakukan isolasi mandiri maka jika seorang terkonfirmasi positif Covid -19 dan tetap melakukan aktivitas, maka dia akan menularkan virus tersebut kepada rekan kerja, teman, keluarga serta orang lain di lingkungan sekitar.

KAPAN HARUS ISOLASI MANDIRI DAN KAPAN HARUS KE RUMAH SAKIT?

Isolasi mandiri bisa dilakukan jika PCR positif dan tanpa gejala (sesak). Namun jika memiliki gejala sesak napas lebih dari 24 kali dalam satu menit dan saturasi oksigen < 94 persen harus dirujuk ke rumah sakit.

INFOGRAFIS: Lakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen
INFOGRAFIS: Lakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen

ISOLASI MANDIRI HARUS BERAPA LAMA?

Lamanya waktu isolasi mandiri diklasifikasikan menjadi 4, sebagai berikut:

  • Tanpa gejala: 10 hari sejak pengambilan tes Covid-19.
  • Gejala ringan: 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apapun.
  • Gejala sedang: 10 hari sejak timbul gejala ditambah 3 hari bebas gejala.
  • Gejala berat: 1x PCR negatif ditambah 3 hari bebas gejala. Pemantauan lanjutan isolasi
    mandiri 7 hari.

Covid-19? APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA TERPAPAR COVID-19?

INFOGRAFIS: Ini Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Menurut WHO
INFOGRAFIS: Ini Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Menurut WHO

Apa yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19? Jika Anda mengalami gejala ringan seperti sesak napas, demam, dan batuk, ini yang harus dilakukan:

  1. Segera lakukan isolasi mandiri
  2. Menjauhkan diri dari kerumunan atau anggota keluarga lainnya
  3. Hubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan panduan yang jelas

Hal ini perlu dilakukan karena setiap orang belum tentu mengalami ciri-ciri yang sama, terlebih untuk mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Demikian penjelasan tentang gejala Covid-19 varian Delta lengkap dengan beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Komentar