alexametrics

8 Fakta Satpol PP Aniaya Ibu Hamil Pemilik Warkop di Gowa Saat PPKM

Rendy Adrikni Sadikin | Ruth Meliana Dwi Indriani
8 Fakta Satpol PP Aniaya Ibu Hamil Pemilik Warkop di Gowa Saat PPKM
Oknum Anggota Satpol PP diduga melakukan penganiayaan terhadap perempuan hamil di Kabupaten Gowa terekam kamera, Rabu 14 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Berikut 8 fakta mengenai penganiayaan yang dilakukan Satpol PP terhadap ibu hamil di Gowa.

Suara.com - Aksi penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap ibu hamil pemilik warung kopi (warkop) di Gowa menjadi sorotan tajam. Peristiwa ini terjadi di tengah penerapan PPKM Mikro.

Oknum Satpol PP itu memukul ibu hamil itu saat melakukan razia PPKM. Video itu kemudian menjadi viral dan trending di media sosial.

Berikut 8 fakta mengenai penganiayaan yang dilakukan Satpol PP terhadap ibu hamil di Gowa:

1. Awal Mula Satpol PP Razia Warkop Milik Ibu Hamil

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Maaf Peristiwa Ibu Hamil Meninggal Tak Dapat Layanan RS

Kronologi kejadian diawali dari empat tim yang dikerahkan untuk penegakan PPKM Mikro. Selama pengawasan itu, Satpol PP mendengar suara musik yang cukup keras dari sebuah warkop.

Oknum Satpol PP pun masuk ke warkop itu mencari pemilik dan meminta izin operasi. Namun, razia ini berakhir dengan cekcok antara pemilik warkop dan Satpol PP.

Oknum Satpol PP itu awalnya memukul pemilik warkop, Ivan. Sang istri yang tengah mengandung pun tak terima. Namun, ia justru menjadi korban pukulan Satpol PP.

2. Suami Korban Sebut Istri Ditegur Karena Berpakaian Seksi

Kepada wartawan, Ivan menceritakan kronologis peristiwa. Awalnya sejumlah Anggota Satpol PP yang melakukan razia PPKM masuk ke dalam warkop.

Baca Juga: Berkeliaran di Pos Penyekatan Kalimalang, Pria Gundul Diduga Linglung Diangkut Dinsos

Suasana warkop sepi. Tapi Ivan dan istrinya masih menyalakan musik. Karena sedang melakukan usaha online. Salah seorang Anggota Satpol PP disebut menegur istri Ivan. Karena berpakaian seksi. Dianggap kurang sopan.

Komentar