Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh, Ini Cara Menghubunginya

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:32 WIB
Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh, Ini Cara Menghubunginya
Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh, Ini Cara Menghubunginya - Mobil darurat Padodi milik Ananda Omesh (Twitter)

Suara.com - Aktor dan presenter Ananda Omesh menyediakan mobil darurat Covid-19. Dia menyulap satu unit mobil pribadinya khusus untuk mengangkut pasien positif Covid-19. Meski berfungsi layaknya ambulans, mobil ini tak bisa mengangkut sembarang pasien.

Lalu apa syarat memakai mobil darurat Covid-19 dari Omesh? Bagaimana cara mengubungi mobil darurat Covid-19 dari Omesh? Simak penjelasan berikut.

Syarat Memakai Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh 

Mobil darurat Covid-19 dari Omesh ini dinamai dengan Padodi yang merupakan singkatan dari harapan, doa, dan dedikasi. Melansir akun instagram @mobildaruratpadodi, ada beberapa syarat memakai mobil darurat Covid-19 dari Omesh:

  • Mobil darurat ini hanya mengangkut pasien dalam kondisi sadar atau tidak kritis.
  • Pasien harus menunjukkan hasil swab PCR positif, sudah memastikan rumah sakit tujuan sebelum diantarkan, serta membawa kebutuhan medis personal.
  • Mewajibkan satu anggota keluarga pasien atau wali untuk mendampingi. Tim sukarelawan juga akan menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi pendamping pasien.

Lewat akun Instagram @omeshomesh, Omesh menyebutkan kriteria itu sengaja dibuat lantaran mobilnya memang bukan mobil medis.

Mobil berpelat nomor B 2313 SXJ ini hanya mobil pribadi yang disulap untuk mengangkut pasien Covid-19. Semua operasional dilakukan oleh sukarelawan yang bukan tenaga medis.

Cara Menghubungi Mobil Darurat Covid-19 dari Omesh 

Apabila ada warga yang membutuhkan mobil tersebut tinggal menghubungi nomor WhatsApp 0281 2300 09215 atau bisa juga melalui akun instagram @mobildaruratpadodi.

Mobil darurat ini akan dikemudikan oleh dua orang sukarelawan di bawah pantauan dokter melalui sambungan telepon. Mobil bisa mengantarkan pasien Covid-19 maksimal ke dua rumah sakit atau lokasi tujuan, dan menunggu maksimal satu jam di setiap rumah sakit atau lokasi tujuan. Semua tempat tujuan hanya berlokasi di Jakarta dan sekitarnya.  

Melalui akun media sosial pribadinya tersebut Omesh sempat memperlihatkan kondisi mobil Padodi itu. Di bagian belakang, mobil diisi lengkap dengan tempat tidur pasien, tabung oksigen, kursi roda, APD, dan perlengkapan kesehatan.

"Minta doanya ya semuanya kita mau mulai menjalankan mobil darurat ini," ucap Omesh saat memperlihatkan mobil darurat di akun Instagramnya. Melalui mobil darurat ini, Omesh berharap dirinya bisa ikut berbagi kebaikan.

"Kita akan menjemput pasien di daerah Duren Sawit. Insyaallah bisa membantu teman-teman. Doakan ya semuanya per hari ini mobil darurat ini mulai beroperasi, doakan teman-teman kita, relawan-relawan. Minta doanya ya buat teman-teman bismillah kita mau jemput pasien pertama kita di Duren Sawit," ujar Omesh.

Itulah informasi seputar mobil darurat Covid-19 dari Omesh yang dapat anda pakai khususnya bagi warga Jakarta yang membutuhkan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tambah 2.000 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Pemerintah Tambah 2.000 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:08 WIB

Kapal Pesiar PT Pelni Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Lampung

Kapal Pesiar PT Pelni Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Lampung

Lampung | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:11 WIB

Jenazah Pasien Covid-19 Antre Lama, Pelayanan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang Tuai Protes

Jenazah Pasien Covid-19 Antre Lama, Pelayanan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang Tuai Protes

Malang | Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:49 WIB

Kapolres dan Bupati Cianjur Geruduk RS yang Diduga Tolak Pasien COVID-19

Kapolres dan Bupati Cianjur Geruduk RS yang Diduga Tolak Pasien COVID-19

Jabar | Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:40 WIB

Terkini

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:57 WIB

Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:56 WIB

Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak

Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:51 WIB

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:49 WIB

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:38 WIB

Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis

Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:27 WIB

Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:24 WIB

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:22 WIB

Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?

Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:21 WIB

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:19 WIB