Pemerintah Tambah 2.000 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:08 WIB
Pemerintah Tambah 2.000 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19
BOR Nyaris Penuh, Kemenkes Dapat Bantuan 510 Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Kementerian Kesehatan menambah tempat tidur pasien Covid-19 baik untuk wisma haji ataupun rumah sakit. Setidaknya terdapat 2 ribu tempat tidur yang ditambahkan pemerintah untuk pasien dengan kategori sedang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah berkerjasama dengan Rumah Sakit Pertamina untuk menyediakan 1.000 tempat tidur di wisma haji. Sebagaimana diketahui, wisma haji kini dialihfungsikan untuk tempat isolasi pasien Covid-19.

"Terdiri dari sekitar 900 tempat tidur biasa dan 100 tempat tidur ICU bekerjasama dengan RS Pertamina," jelas Budi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7/2021).

Kemudian, sebanyak 300 tempat tidur juga ditambahkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, sebanyak 300 hingga 500 tempat tidur juga dilakukan oleh Rumah Sakit Pertamina di Jakarta.

"Jadi total ada persediaan hampir 2.000 tempat tidur tambahan yang sedang dipersiapkan untuk pasien dengan kategori sedang," ujarnya.

Selain itu, Kementerian Kesehatan dengan Kementerian PUPR sudah mengidentifikasi sejumlah tempat di Bandung dan Jawa Tengah untuk pembangunan rumah sakit lapangan. Itu dilakukan apabila diperlukan adanya tempat tidur tambahan.

"Tim sekarang sudah terus jalan ke Surabaya juga untuk mengidentifikasi potensi kalau diperlukan adanya tambahan tempat tidur," ujarnya.

Pemprov Riau dan Pemkot Pekanbaru mengerahkan 60 unit ambulans untuk menjemput pasien solasi mandiri. [Foto Riauonline]
Pemprov Riau dan Pemkot Pekanbaru mengerahkan 60 unit ambulans untuk menjemput pasien solasi mandiri. [Foto Riauonline]

Dalam kesempatan yang sama, Budi menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kalau upaya tersebut penambahan tempat tidur tersebut tidak akan ada artinya apabila protokol kesehatan tidak dijalankan.

"Beliau ingin memastikan bahwa rumah sakit-rumah sakit ini berapapun ditambah tidak akan pernah cukup kalau disisi hulunya tidak kita perketat," kata Budi.

baca juga

Dengan demikian, Jokowi meminta agar penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan itu benar-benar dilakukan masyarakat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta kepada kementerian/lembaga dibantu dengan media untuk dapat menyosialisasikan protokol kesehatan.

Dalam rapat terbatas itu, Jokowi menekankan hal terpenting ialah mengenakan masker. Sebab, ketersediaan rumah sakit pun tidak akan cukup kalau masyarakatnya masih lengah dengan protokol kesehatan.

"Jadi beliau menekankan memakai masker sangat penting karena apapun yang kita persiapkan di rumah sakit tidak pernah akan cukup kalau penerapan protokol kesehatan kita tidak baik, jadi pakailah masker."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Ajak Seluruh Komponen Bangsa Gotong Royong Tangani Pandemi Covid-19

DPR Ajak Seluruh Komponen Bangsa Gotong Royong Tangani Pandemi Covid-19

DPR | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:05 WIB

Mahfud Asyik Monton Ikatan Cinta, Cermin Kondisi Pemerintah Tidak Darurat Seperti Rakyat

Mahfud Asyik Monton Ikatan Cinta, Cermin Kondisi Pemerintah Tidak Darurat Seperti Rakyat

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:00 WIB

Lengkap! Adegan Ikatan Cinta yang Dikomentari Menkopolhukam Mahfud MD, Lalu Viral

Lengkap! Adegan Ikatan Cinta yang Dikomentari Menkopolhukam Mahfud MD, Lalu Viral

Bekaci | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:56 WIB

Daftar Bantuan Pemerintah Selama PPKM Darurat: PKH, Sembako, hingga BLT Desa

Daftar Bantuan Pemerintah Selama PPKM Darurat: PKH, Sembako, hingga BLT Desa

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:52 WIB

Terkini

Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi

Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Pemprov Targetkan Rapelan 10 Bulan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November

Pemprov Targetkan Rapelan 10 Bulan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Tuding Dakwaan Jaksa Tak Jelas, Febrie Adriansyah Minta Hakim Terima Dalil Nota Perlawanan

Tuding Dakwaan Jaksa Tak Jelas, Febrie Adriansyah Minta Hakim Terima Dalil Nota Perlawanan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Media Asing Sorot Kelangkaan BBM Bali, Singgung Kondisi Ekonomi Warga

Media Asing Sorot Kelangkaan BBM Bali, Singgung Kondisi Ekonomi Warga

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Negarawan Tidak Harus Mantan Presiden, SBY Ingatkan Politisi Utamakan Negara Baru Partai

Negarawan Tidak Harus Mantan Presiden, SBY Ingatkan Politisi Utamakan Negara Baru Partai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:20 WIB

ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru

ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:20 WIB

E-book Bukan Solusi: Menyoal Keterjangkauan Buku di Tengah Digitalisasi

E-book Bukan Solusi: Menyoal Keterjangkauan Buku di Tengah Digitalisasi

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi

Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Yamaha Marine Perluas Layanan Mesin Tempel Dukunng Sektor Bahari Indonesia

Yamaha Marine Perluas Layanan Mesin Tempel Dukunng Sektor Bahari Indonesia

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Bukan Lagi Politisi Aktif, SBY: Sekarang Hanya Mentor dan Mendoakan

Bukan Lagi Politisi Aktif, SBY: Sekarang Hanya Mentor dan Mendoakan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:18 WIB

×