Perburuan Pemerintah Untuk Tiga Obat Covid-19 Sampai ke Luar Negeri

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 16 Juli 2021 | 17:30 WIB
Perburuan Pemerintah Untuk Tiga Obat Covid-19 Sampai ke Luar Negeri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: YouTube/ Sekretariat Kabinet RI)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya kesulitan dalam mengimpor obat-obatan terapi Covid-19. Beragam cara dilakukan pemerintah sampai mencari alternatif obat yang memiliki kandungan serupa.

Budi mengatakan adanya sejumlah obat-obatan bisa disuplai dengan baik karena pabriknya ada di dalam negeri. Sementara untuk obat yang mesti diimpor, pemerintah menyadari adanya global suplai yang sangat ketat.

Obat pertama ialah Remdesivir yang diimpor dari India, Pakistan dan Cina. Masalah mulai teratasi dengan berhasilnya pemerintah mulai bisa mengekspor 50 ribu vial pada pekan ini.

"Solusinya kami sudah negosiasi dengan dibantu Ibu Menlu agar India bisa membuka kembali kran ekspor dan sudah mulai masuk 50 ribu vial minggu ini dan nanti bertahap 50 ribu vial setiap minggu," kata Budi dalam konperensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7/2021).

Yang pertama adalah obat Remdesivir yang kami imporn dari India, Pakistan dan Cina. Itu sekarang solusinya kita sudah negosiasi dengan Ibu Menlu dibantu agar India bisa membuka kembali kran ekspor dan sudah mulai masuk 50 ribu vial minggu ini dan nanti bertahap 50 ribu vial setiap minggu.

Selain itu, pemerintah juga berupaya untuk bernegosiasi ke pemerintah Cina untuk mengimpor obat yang mirip dengan Remdesivir.

Kemudian obat yang kedua ialah Actemra. Budi menyebut obat itu susah diperoleh bahkan dalam skala global.

Bahkan CEO perusahaan Roche, yang memproduksi obat Actemra mengakui adanya suplai global secara ketat. Sehingga stok yang dimiliki mereka pun masih jauh dari yang dibutuhkan Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga turut mencari obat Gammaraas yang diproduksi di Cina. Sejauh ini Indonesia sudah mendatangkan 30 ribu vial obat Gammaraas, tetapi jumlah tersebut masih belum cukup.

baca juga

"Sekarang dengan dibantu Kementerian Luar Negeri kita terus melakukan lobi-lobi dengan pemerintahan Cina," ujarnya.

"Jadi 3 obat impor itu yang sekarang sedang kita terus kejar agar bisa memenuhi kebutuhan di dalam negeri."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes: Kebutuhan Oksigen Meningkat Hingga 200 Ribu Ton per Hari

Menkes: Kebutuhan Oksigen Meningkat Hingga 200 Ribu Ton per Hari

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 16:44 WIB

Prediksi Menkes Budi Tentang Perubahan yang Terjadi Bila Pandemi Covid-19 Berakhir

Prediksi Menkes Budi Tentang Perubahan yang Terjadi Bila Pandemi Covid-19 Berakhir

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:05 WIB

Menkes Budi Buka Suara soal Vaksin Berbayar: Pure Business to Business

Menkes Budi Buka Suara soal Vaksin Berbayar: Pure Business to Business

Riau | Rabu, 14 Juli 2021 | 17:06 WIB

Terkini

ASDP Jajaki Rute Feri DumaiMalaka, Konektivitas Indonesia-Malaysia Diperluas

ASDP Jajaki Rute Feri DumaiMalaka, Konektivitas Indonesia-Malaysia Diperluas

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo

Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Profil Letjen Suharyanto, Eks Kepala BNPB yang Dicopot Prabowo usai Sang Adik Terjaring OTT KPK

Profil Letjen Suharyanto, Eks Kepala BNPB yang Dicopot Prabowo usai Sang Adik Terjaring OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:37 WIB

RuneScape Reignited Siap Meluncur! Petualangan Baru Dimulai 2 Desember

RuneScape Reignited Siap Meluncur! Petualangan Baru Dimulai 2 Desember

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Babymonster Konser di Jakarta Hari Ini, Intip Rundown Lengkapnya

Babymonster Konser di Jakarta Hari Ini, Intip Rundown Lengkapnya

Entertainment | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk

Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Soal Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, DPR: Jangan Buat Pegawai Gelisah!

Soal Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, DPR: Jangan Buat Pegawai Gelisah!

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?

Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:15 WIB

8 Sepatu Jalan Lokal Hands Free, Nyaman Langsung Pakai Tanpa Perlu Membungkuk

8 Sepatu Jalan Lokal Hands Free, Nyaman Langsung Pakai Tanpa Perlu Membungkuk

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:12 WIB

×