Saturasi Oksigen Normal Berapa? Ini Penjelasan dan Cara Mengukur Saturasi Oksigen

Dany Garjito | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:26 WIB
Saturasi Oksigen Normal Berapa? Ini Penjelasan dan Cara Mengukur Saturasi Oksigen
pulse oximeter di rumah (Freepik)

Suara.com - Saturasi oksigen normal berapa? Berikut penjelasan saturasi oksigen lengkap dengan cara mengukur saturasi oksigen.

BERAPA SATURASI OKSIGEN NORMAL?

Penderita Covid-19 sebagian besar kadar oksigen dalam darahnya rendah. Kadar oksigen  rendah sebagai petanda perlu dilakukan perawatan medis. Lantas, bagaimana cara tahu saturasi oksigen normal? Simak berikut ini penjelasannya.

Menyadur dari situs Kemenkes (Kementerian Kesehatan), tanda maupun gejala umum terpapar virus Covid-19 yakni demam, sesak nafas, dan batuk. Untuk masa inkubasi sekitar 5-14 hari.

Diketahui, Covid-19 ini menyerang sistem pernapasan yang mana mengakibatkan para penderitanya sulit bernapas, sehingga tubuh pun kekurangan saturasi oksigen. Tubuh yang kurang oksigen ini akan membuat kondisi kesehatan memperburuk, bahkan dapat berujung kematian.

NILAI SATURASI OKSIGEN NORMAL

INFOGRAFIS: Pulse Oximeter, Bagaimana Cara Kerjanya?
INFOGRAFIS: Pulse Oximeter, Bagaimana Cara Kerjanya?

Diketahui nilai saturasi oksigen normal berada pada nilai 95 persen hingga 100 persen. Jika nilai saturasi oksigen berada di bawah 85 persen, itu artinya tubuh perlu memperoleh oksigen cukup serta penanganan medis.

Sedangkan jika nilai saturasi oksigen berada di bawah 70 persen, itu artinya sudah dalam kondisi membahayakan dan memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Perlu diketahui, nilai denyut nadi normal pada orang dewasa berada pada angka antara 60 hingga 100 denyut (per menit). Jadi, umumnya jika detak jantung lebih rendah saat dalam kondisi normal itu tandanya fungsi jantung serta kebugaran berada dalam kondisi lebih baik.

Cara mengetahui saturasi oksigen  normal atau tidak di dalam darah yakni dapat menggunakan oximeter. Dengan mengetahui saturasi oksigen, maka penderita covid-19 tahu kapan membutuhkan perawatan medis lebih lanjut.

PENGERTIAN OXIMETER

Oximater ini merupakan alat ukur saturasi oksigen dalam darah tanpa menggunakan jarum suntik. Alat ini juga berfungsi untuk mengukur jumlah denyut nadi (per menit).

Dalam oximeter, saturasi oksigen merupakan persentase dari jumlah oksigen dalam darah dibandingkan jumlah maksimal yang mampu dibawanya.

CARA MENGGUNAKAN OXIMETER

Bagi penderita Covid-19 yang membutuhkan bantuan oximeter untuk mengetahui saturasi oksigen dalam darah, simak berikut ini cara menggunakan oximeter yang super mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB