alexametrics

Pernah Kena Cucuk? Perempuan Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Vaksin Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Pernah Kena Cucuk? Perempuan Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Dok: Istimewa)

Keyun kemudian mengklaim bahwa petugas itu membuat gerakan cabul yakni memasukkan jari telunjuknya ke dalam salah satu telapaknya yang mengepal.

Suara.com - Seorang wanita di Malaysia menjadi korban pelecehan seksual secara verbal oleh vaksinator saat ia menghadiri jadwal vaksinasi covid-19.

Menyadur World Of Buzz Kamis (22/7/2021), insiden tersebut pertama kali diungkapkan oleh Jaw Keyun. Ia menceritakan pengalaman pahitnya saat menghadiri vaksinasi covid-19 di Johor Baru.

Bercerita melalui unggahan di Facebook pada 18 Juli, ia mengungkapkan harus menghadiri jadwal vaksin dan pergi dengan terburu-buru karena sudah terlambat.

Sesampainya di tempat, dia bergegas ke pintu masuk dan seorang petugas mendekatinya. Dia meminta untuk menunjukkan kartu identitas dan mengajaknya berbincang.

Baca Juga: Sempat Viral di Indonesia, Eks Menpora Ganteng Syed Saddiq Didakwa Korupsi Rp 4,1 Miliar

Awalnya Keyun mengungkapkan ia hanya diberi pertanyaan mengenai umur, namun akhirnya mengarah ke obrolan yang berbau porno.

"Apakah Anda pernah dicucuk (bersetubuh) sebelumnya? *menunjuk dengan jarinya dan mengarahkannya ke hidungnya." tulis Keyun saat petugas itu bertanya kepadanya.

"Keyun: Tidak *menggelengkan kepala menganggap yang dimaksud petugas adalah tes swab Covid-19." sambungnya.

Kemudian petugas tersebut kembali bertanya: "Apakah Anda ingin saya cucuk Anda?"

Keyun kemudian mengklaim bahwa petugas itu membuat gerakan cabul yakni memasukkan jari telunjuknya ke dalam salah satu telapaknya yang mengepal.

Baca Juga: Kapan Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Jawaban Kemenkes

Setelah selesai berbincang dengan petugas tersebut, Keyun mendengar ia masih menjadi bahan obrolan para petugas. Dia mendengar beberapa petugas mengomentari rambutnya.

Komentar