LaporCovid19 Ungkap Angka Kematian Pasien Covid-19 Selalu Berbeda-beda di Tingkat Wilayah

Chandra Iswinarno

Kamis, 22 Juli 2021 | 18:05 WIB
LaporCovid19 Ungkap Angka Kematian Pasien Covid-19 Selalu Berbeda-beda di Tingkat Wilayah
Petugas tengah melakukan pemakaman dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (6/7/2021). [Instagram@arizapatria]

Suara.com - Salah satu pendiri Lapor Covid-19, Irma Hidayana mengungkapkan kalau angka kematian penduduk akibat Covid-19 yang dipublikasikan pemerintah kerap berbeda dengan apa yang tercatat di level kabupaten/kota ataupun provinsi.

Dia pun mengingatkan, akan risiko adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di luar laporan atau under reporting cases.

Lebih lanjut, dia mengatakan, angka kematian yang dilaporkan kabupaten/kota, provinsi dan nasional itu kerap berbeda-beda. Bukan hanya data angka kematian, menurutnya angka terkonfirmasi positif Covid-19 pun kadang kerap berbeda.

Semisal, seperti yang ditemukan LaporCovid19 terkait adanya ketimpangan pada angka kematian yang dilaporkan kabupaten/kota dengan pemerintah melalui Kemenkes/Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada 25 Juni 2021.

Kalau versi kabupaten/kota, angka kematian yang sudah terkonfirmasi Covid-19 melalui tes PCR itu ada sebanyak 69.326 orang. Sedangkan untuk versi Kemenkes/Satgas Covid-19, tercatat ada 56.371 orang meninggal dunia.

"Ini yang kemudian kami LaporCovid19 menyoroti under reporting cases," kata Irma dalam paparannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sahabat ICW, Kamis (22/7/2021).

Under reporting cases itu menurut Irma sudah diwanti-wanti sebelumnya oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Irma menyebut adanya resiko apabila under reporting cases dimiliki Indonesia.

Ia menjelaskan kalau misalkan under reporting cases terus terjadi, maka resikonya ialah akan meningkatkan penyebaran Covid-19.

"Konsekuensinya akan meningkatkan transmisi di tingkat lokal karena ketidaktahuan masyarakat kalau orang ini sakit Covid-19, kalau itu tidak ketahui, tetangganya enggak tahu dan sebagainya mungkin bisa menularnya ke mana-mana," jelasnya.

baca juga

Under reporting cases juga dikatakan Irma mesti dicermati oleh pemangku kepentingan dalam pembuat kebijakan. Mereka sejatinya bisa menformulasikan kebijakan sesuai dengan situasi yang terjadi di lapangan.

"Misalnya kalau kasusnya banyak dan sebagainya ya melakukan pengetatan wilayah yang lebih ketat lagi, testingnya ditingkatkan lagi, vaksinasi dipercepat kurang lebih seperti itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Jadi Provinsi dengan Kematian Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Terbanyak, Waduh!

Jakarta Jadi Provinsi dengan Kematian Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Terbanyak, Waduh!

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 17:45 WIB

Cetak Sejarah! Kasus Covid Indonesia Tembus 3 Juta Orang, 1.449 Pasien Wafat dalam Sehari

Cetak Sejarah! Kasus Covid Indonesia Tembus 3 Juta Orang, 1.449 Pasien Wafat dalam Sehari

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 17:32 WIB

Angka Kematian Pecahkan Rekor Sehari Tembus 1.449 Jiwa, Positif Covid-19 RI Jadi 3 Juta

Angka Kematian Pecahkan Rekor Sehari Tembus 1.449 Jiwa, Positif Covid-19 RI Jadi 3 Juta

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×