Waspadai Gelombang Air Laut Setinggi 4 Meter di Beberapa Daerah

Rifan Aditya

Minggu, 25 Juli 2021 | 10:44 WIB
Waspadai Gelombang Air Laut Setinggi 4 Meter di Beberapa Daerah
Waspadai Gelombang Air Laut Setinggi 4 Meter di Beberapa Daerah - Ilustrasi gelombang tinggi - Gelombang tinggi menghantam pinggiran pesisir pantai Ampenan, Mataram, NTB, Rabu (27/5). [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Salah satu fenomena alam yang belakangan sedang ramai diperbincangkan di Indonesia adalah naiknya gelombang air laut di beberapa wilayah perairan di Indonesia. Kabar terbaru datang dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa gelombang tinggi terjadi secara signifikan pada sampai dengan tanggal 24 Juli 2021.

Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan oleh BMKG akan banyak ditemui gelombang tinggi, yakni hingga 4 meter. Fenomena yang terjadi karena sirkulasi udara dan pola angin ini menjadi salah satu fenomena yang wajib diwaspadai, terlebih bagi masyarakat yang bekerja dalam bidang pelayaran dan penduduk daerah sekitar pesisir pantai.

Di bawah adalah ulasan tentang peringatan potensi gelombang setinggi 4 meter di perairan Indonesia, mari simak!

Gelombang Air Laut Sedang dan Tinggi

Salah satu peringatan yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG tentang bahaya gelombang tinggi air laut ini menjelaskan tentang beberapa poin, yakni:

  1. Pola angin yang terjadi pada wilayah Indonesia bagian utara lebih cenderung bergerak dari arah selatan menuju barat daya, kecepatan angin yang terjadi antara 5 – 25 knot.
  2. Pola angin pada wilayah Indonesia bagian selatan bergerak secara teratur dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan angin antara 5 – 25 knot.

Adapun dampak yang dihasilkan dari kecepatan angin tersebut adalah berupa gelombang air dengan tinggi antara 1,25 hingga 4,00 meter. Untuk daerah spesifiknya diperkirakan terjadi pada pesisir Sabang, perairan selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru.

Berikut adalah beberapa wilayah yang diprediksi mendapati ombak dengan kategori sedang:

  1. Selat Malaka bagian utara
  2. Perairan timur Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai
  3. Laut Natuna utara
  4. Perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
  5. Laut Natuna
  6. Selat Karimata
  7. Selat Gelasa
  8. Laut Jawa
  9. Perairan selatan dan timur Kalimantan
  10. Perairan Kotabaru
  11. Laut Bali
  12. Perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar
  13. Laut Sumbawa
  14. Selat Makassar
  15. Laut Sulawesi bagian barat dan tengah
  16. Perairan Kepulauan Talaud
  17. Perairan Bitung hingga Likupang
  18. Laut Maluku bagian utara
  19. Perairan Halmahera
  20. Samudra Pasifik utara Halmahera
  21. Selat Sumba bagian barat
  22. Selat Sape bagian selatan
  23. Perairan Pulau Sawu - Kupang hingga Pulau Rote
  24. Laut Sawu Laut Flores bagian timur
  25. Perairan Baubau hingga Wakatobi
  26. Perairan Menui hingga Kendari
  27. Teluk Tolo
  28. Perairan Kepulauan Banggai hingga Kepulauan Sula
  29. Perairan Pulau Buru - Pulau Ambon hingga Pulau Seram
  30. Laut Seram
  31. Laut Banda
  32. Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar
  33. Perairan Kei hingga Kepulauan Aru
  34. Perairan Raja Ampat bagian utara
  35. Laut Arafuru

Dan wilayah dengan ombak tinggi:

  1. Selat Malaka bagian utara
  2. Perairan utara Sabang Perairan barat Sumatera
  3. Samudra Hindia barat Sumatra
  4. Selat Sunda bagian barat dan selatan
  5. Perairan selatan Banten hingga Pulau Sumba
  6. Selat Bali - Lombok hingga Alas bagian selatan
  7. Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT)
  8. Laut Sulawesi bagian tengah dan barat
  9. Perairan timur Kepulauan Sitaro
  10. Perairan selatan Sangihe

Demikian adalah ulasan tentang peringatan potensi gelombang tinggi air laun mencapai 4 meter di perairan Indonesia. Semoga dapat memberikan wawasan informasi baru bagi anda.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesisir Sukabumi Dihantam Gelombang hingga Setinggi 6 Meter

Pesisir Sukabumi Dihantam Gelombang hingga Setinggi 6 Meter

Jabar | Rabu, 14 Juli 2021 | 23:48 WIB

Gelombang Tinggi, Aktivitas Nelayan di Pesisir Barat Lumpuh Total

Gelombang Tinggi, Aktivitas Nelayan di Pesisir Barat Lumpuh Total

Lampung | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:26 WIB

Peringatan! Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter di Wilayah Ini

Peringatan! Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter di Wilayah Ini

Tekno | Minggu, 11 Juli 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB