Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

M Nurhadi, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB
Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah keluar dari ruangan untuk menyampaikan konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
baca 10 detik
  • KPK berkomitmen mendukung Kejaksaan Agung dengan menyediakan data LHKPN terkait perkara dugaan korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
  • Penyidik menemukan aset rumah mewah, emas 74 kilogram, dan uang ratusan miliar yang tidak tercantum dalam laporan kekayaan Febrie.
  • Polri resmi melimpahkan perkara korupsi dan pencucian uang dengan tersangka Febrie Adriansyah serta Don Ritto kepada Kejaksaan Agung.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh penanganan tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Eks Jampidsus) Febrie Adriansyah. Penanganan perkara tersebut saat ini tengah bergulir di bawah otoritas penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa intervensi lembaga antirasuah akan difokuskan pada pemanfaatan instrumen pencegahan, khususnya melalui optimalisasi data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik yang bersangkutan.

"Kedeputian Pencegahan KPK siap memberikan dukungan melalui penyediaan data dan informasi LHKPN, sebagaimana prosedur yang biasa kami jalankan ketika ada proses hukum berjalan," ujar Budi saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Budi menambahkan, suplai data LHKPN ini dapat dimanfaatkan oleh tim penyelidik maupun penyidik untuk memperkaya bahan keterangan serta memperkuat konstruksi perkara yang sedang dikembangkan.

Kendati demikian, pihak KPK menegaskan tetap menghormati yurisdiksi dan proses hukum penindakan yang kini sedang berjalan di internal Kejaksaan Agung.

"Kami melihat konteksnya secara proporsional. Saat ini prosesnya sedang berjalan di Kejaksaan Agung setelah menerima pelimpahan perkara dari rekan-rekan di Kepolisian," imbuh Budi.

Di sisi lain, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin, mengungkapkan adanya indikasi ketidakpatuhan LHKPN terkait kepemilikan aset berupa rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Aset properti yang sebelumnya telah digeledah oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tersebut diketahui tidak tercantum dalam dokumen laporan kekayaan resmi Febrie.

"Kami menduga yang bersangkutan menggunakan nama pihak lain (nominee) yang tidak memiliki hubungan kekerabatan keluarga, sehingga profil kepemilikannya tidak terdeteksi dalam pemeriksaan administratif awal," urai Aminuddin.

baca juga

Dalam perkembangannya, Febrie dilaporkan telah mengakui bahwa rumah yang menjadi objek penggeledahan tersebut merupakan aset pribadinya yang sudah dimiliki sejak lama.

Dari lokasi tersebut, penyidik mengamankan barang bukti material berupa emas batangan seberat 74 kilogram serta uang tunai dalam pecahan rupiah bernilai ratusan miliar.

Pengalihan Berkas Perkara dan Status Tersangka

Secara terpisah, Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengonfirmasi bahwa penanganan perkara dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini telah resmi dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung. Langkah pengalihan ini merupakan wujud nyata sinergi dan kesepakatan antardua institusi penegak hukum tersebut.

Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik kepolisian sebelum pelimpahan, otoritas telah menetapkan dua orang sebagai tersangka utama:

Don Ritto: Ditetapkan sebagai tersangka dalam klaster dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang yang bersumber dari aktivitas korupsi. Tersangka telah resmi ditahan sejak 10 Juli 2026 di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Febrie Adriansyah: Ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Perkara ini disinyalir berkaitan erat dengan proses penanganan hukum pada perkara PT Asabri serta sejumlah kasus hukum lain yang melibatkan penyelenggara negara.

Atas perbuatannya, Febrie dipersangkakan melanggar pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto ketentuan dalam Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

Sementara Don Ritto ditahan, berkas perkara hukum Febrie kini sepenuhnya diproses oleh tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Ketua KPK dan Jaksa Agung Bahas Nasib Kasus Febrie Adriansyah, Bakal Disupervisi?

Ketua KPK dan Jaksa Agung Bahas Nasib Kasus Febrie Adriansyah, Bakal Disupervisi?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:31 WIB

Didesak Hajar 'Bajingan' Kasus Eks Jampidsus, Prabowo Disentil Jangan Cuma Omon-omon

Didesak Hajar 'Bajingan' Kasus Eks Jampidsus, Prabowo Disentil Jangan Cuma Omon-omon

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:27 WIB

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:02 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×