Tahun 2021, Limbah Medis Rumah Tangga DKI Capai 909 Kilogram, Meroket di Bulan Juni

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 26 Juli 2021 | 15:22 WIB
Tahun 2021, Limbah Medis Rumah Tangga DKI Capai 909 Kilogram, Meroket di Bulan Juni
Ilustrasi limbah medis. [Antara]

Suara.com - Jumlah limbah medis rumah tangga ikut meningkat seiring dengan meroketnya angka penularan Covid-19. Sejak awal tahun 2021, tercatat hampir satu ton sampah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dihasilkan masyarakat Jakarta.

Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Rosa Ambarsari.

Dia mengatakan limbah medis di Jakarta dikumpulkan di lima wilayah kota administrasi.

Di antaranya adalah TPS 3R Dakota Kemayoran untuk Jakarta Pusat, Dipo Ancol Jakarta Utara, TPS Limbah B3 Asrama DLH Bambu Larangan Jakarta Barat, TPS Limbah B3 Skala Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Dipo PLN Kramat Jati Jakarta Timue, dan Green Bay, Pluit Kepulauan Seribu.

Rosa menyebut sampai 15 Juli pengankutan sampah medis terakhir, pihaknya mengangkut paling banyak di Jakarta Selatan, dengan total berat limbah medis yang diangkut mencapai 356,5 kilogram. Lalu terberat kedua di Jakarta di Jakarta Utara dengan 278,43 kilogram.

"Di TPS 3R Dakota Kemayoran Jakarta Pusat 57,2 kilogram, dan TPS limbah B3 Jakbar 125,1 kg," ujar Rosa saat dihubungi Suara.com, Senin (26/7/2021).

Selanjutnya, Dipo PLN Jaktim mengangkut 79,7 kilogram limbah medis sejak awal tahun. Lalu tempat penampungan sampah B3 Kepulauan Seribu menerima 12,79 kilogram.

"Total timbulan limbah B3 sejak awal tahun 2021 adalah 909,72 kilogram," ucapnya.

Pengangkutan limbah B3 sudah dilakukan sebanyak dua kali di tahun 2021 ini. Yakni pada bulan Mei dengan total 497 kg dan bulan Juli 412 kilogram.

baca juga

Artinya, jumlah sampah B3 langsung meroket di rentang bulan Juni-Juli karena sampah yang terkumpul berjumlah 412 kilogram. Sedangkan sejak Januari-Mei, total yang tertimbun adalah 497 kilogram.

Sistem pengangkutan limbah medis rumah tangga dimulai dari petugas yang mengambil menggunakan gerobak di tiap rumah. Setelah itu baru dilakukan pemilahan oleh petugas di tempat pengumpulan tiap Kecamatan.

Setelah itu, baru petugas akan melakukan pengangkutan ke tempat pengumpulan sampah medis tingkat Kota.

"Setelah dikumpulkan ada pihak ketiga yang akan angkut dari tempat yang ditentukan menuju ke tempat pembakaran yang ada di tempat dia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Warga Memilah Limbah Medis Rendah, Pemprov DKI: Bisa Tularkan Covid-19

Kebiasaan Warga Memilah Limbah Medis Rendah, Pemprov DKI: Bisa Tularkan Covid-19

News | Senin, 26 Juli 2021 | 15:08 WIB

Sejak Awal Tahun, Limbah Medis Rumah Tangga di Jakarta Hampir Capai 1 Ton

Sejak Awal Tahun, Limbah Medis Rumah Tangga di Jakarta Hampir Capai 1 Ton

Jakarta | Senin, 26 Juli 2021 | 14:44 WIB

Pemprov DKI Klaim, 90 Persen Bansos Tunai Telah Disalurkan ke Warga

Pemprov DKI Klaim, 90 Persen Bansos Tunai Telah Disalurkan ke Warga

Jakarta | Senin, 26 Juli 2021 | 13:49 WIB

Terkini

Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit

Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:01 WIB

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:00 WIB

Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina

Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:57 WIB

Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian

Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:54 WIB

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

×