Trending #BharataYudhaDemokrat di Twitter, Demokrat: Operasi Politik Buzzer Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 27 Juli 2021 | 21:44 WIB
Trending #BharataYudhaDemokrat di Twitter, Demokrat: Operasi Politik Buzzer Pemerintah
Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (YT/Agus Yudhoyono)

Suara.com - Hashtag #BharataYudhaDemokrat menjadi trending di jejaring media sosial Twitter, pada Selasa (27/7/2021) malam. Partai Demokrat menduga hashtag tersebut sengaja dibuat trending sebagai operasi politik untuk memfitnah.

Dilihat oleh Suara.com para akun pengguna Twitter yang menggunakan hashtag tersebut meretweet cuitan lama akun @xvidgmbk pada Februari 2021 silam.

Dalam cuitan tersebut Partai Demokrat disebut-sebut melakukan operasi politik yang dinamakan bharatayudha dengan kode sandi Romeo. Operasi ini disebut-sebut sebagai serangan black Champaign pihak Cikeas ke istana atau dalam arti lain serangan yang ditujukan kepada pemerintah.

Adapun latar belakang dari operasi yang disebut akal-akalan Cikeas untuk 2024 ini, diawali sadarnya Demokrat akan kekuatan partai yang tidak terlalu besar di parlemen.

AHY kemudian disebut menyusun sejumlah siasat dengan tujuan agar partai memiliki daya tawar dengan pihak kekuasaan agar langkahnya menjadi capres di 2024 berjalan mulus.

Menanggapi hal itu Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menilai hal itu hashtag atau tagar yang ramai merupakan operasi politik belaka. Ia menduga hal ini dilakukan oleh oknum yang disebutnya sebagai 'kakak pembina'.

"Ini operasi politik yang ditujukan untuk memfitnah dan mendegradasi Partai Demokrat, Mas Ketum AHY dan keluarga serta Pak SBY yang dilakukan yang dilakukan oleh kelompok buzzerRp asuhan 'kakak pembina'," kata Kamhar saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, modus operandinya mudah terbaca, membangun fitnah, memutarbalikkan fakta, melebih-lebihkan informasi, mendistorsi informasi, menyerang hal-hal yang bersifat pribadi. Ia mengatakan pihaknya bakal terus melawan.

"Praktek politik kotor seperti ini harus diperangi karena apa pun alasannya, yang paling dirugikan adalah rakyat yang hanya disajikan kebohongan demi kebohongan," ungkapnya.

baca juga

Sementara Kepala Bakomstra DPP Demokrat, Herzaky Mahendra, menilai trending tersebut dilakukan buzzer pro pemerintah yang tak punya hati nurani. Menurutnya, dari pada sibuk fitnah lebih baik merenung karena angka kematian covid terus melonjak.

"Daripada memfitnah kami, untuk mengalihkan perhatian publik dari berita duka hari ini, dari kegagapan pemerintah menangani pandemi covid-19, lebih baik mereka fokus bantu pemerintah tangani pandemi covid-19 ini," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Tidak Terima SBY Disudutkan, Andi Arief Pede Sebut Rakyat Turun ke Jalan Bela SBY

Demokrat Tidak Terima SBY Disudutkan, Andi Arief Pede Sebut Rakyat Turun ke Jalan Bela SBY

Batam | Selasa, 27 Juli 2021 | 14:11 WIB

Kabar Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas Punya Tato di Tangan Kanan, Cek Fakta Sebenarnya!

Kabar Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas Punya Tato di Tangan Kanan, Cek Fakta Sebenarnya!

Bekaci | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:45 WIB

Daripada Genit di Medsos, Mahfud MD Diminta Tertibkan BuzzeRp Istana Tukang Gaduh

Daripada Genit di Medsos, Mahfud MD Diminta Tertibkan BuzzeRp Istana Tukang Gaduh

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:37 WIB

Irwan Demokrat: Patut Diduga Prof Mahfud MD Sudah Terpapar Buzzer Istana

Irwan Demokrat: Patut Diduga Prof Mahfud MD Sudah Terpapar Buzzer Istana

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:04 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×