Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 28 Juli 2021 | 08:15 WIB
Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya
Aturan Makan di Tempat 20 Menit Selama PPKM, Ini Dampak Buruknya - gambar hanya ilustrasi - Sejumlah warung makan di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, disidak petugas Satpol PP lantaran beroperasi di siang hari pada Bulan Ramadhan 1442 Hijriah. [Suarabogor.id/Regi Pranata Bangun]

Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan 3 membolehkan masyarakat untuk makan di tempat 20 menit. Alih-alih disambut baik, kebiasaan makan terlalu cepat sebenarnya dapat mengganggu fungsi pencernaan. Apa dampak buruk makan terlalu cepat?

Pasalnya lambung dipaksa bekerja terlalu keras dan tidak sesuai kapasitasnya. Jika aturan makan di tempat 20 menit selama PPKM terlalu ketat diberlakukan maka akan muncul efek negatifnya. Menurut organisasi kesehatan Northwestern Medicine Amerika Serikat, ada empat dampak buruk makan terlalu cepat.

1. Membuat Perut Kembung

Profesor Northwestern Medicine Bethani Doerfler menyebutkan makan terlalu cepat bisa membuat perut menjadi kembung. Pasalnya makan terlalu cepat akan membuat anda tidak mengunyah makanan dengan benar. Padahal, kunyahan berpengaruh besar terhadap pencernaan. Dengan makan terlalu cepat anda juga menelan lebih banyak udara.

Sebenarnya tidak ada teori mengenai seberapa lama makanan harus dikunyah. Namun, mengunyah dengan benar akan membantu anda makan berlebihan. Di samping itu, makan dengan lambat juga mampu meningkatkan kesehatan.

2. Penyebab Obesitas

Cleaneatingmag.com mengemukakan bahwa mengunyah makanan terlalu cepat akan meningkatkan risiko obesitas. Mengunyah makanan terlalu cepat akan membuat kita cepat kembali merasa lapar dan dampaknya justru meningkatkan konsumsi makanan dan minuman yang tidak semestinya.

Makan terlalu cepat dapat menghilangkan kerja hormon yang mengatur makanan di dalam tubuh. Akibatnya otak juga akan terlambat menerima sinyal bahwa tubuh kita sudah kenyang.

3. Diabetes

Makan terlalu cepat juga akan mengganggu kerja hormon insulin yang dalam jangka panjang menjadi penyebab diabetes tipe 2. Anak muda baik laki-laku maupun perempuan tanpa penyakit diabetes namun memiliki kebiasaan makan dengan cepat menjadi golongan paling berisiko terkena penyakit ini.

Makan terlalu cepat menjadi salah satu penyebab badan cepat gemuk, dan badan yang gemuk adalah faktor yang membuat insulin tidak bekerja.

4. Penyebab Penyakit Maag

Penyakit maag juga disebabkan oleh kebiasaan makan terlalu cepat. Sebuah studi di Korea menyebutkan lebih dari 10.000 orang yang melakukan pemeriksaan endoskopi ditemukan bahwa ada tanda-tanda gastritis atau peradangan selaput lendir pada lambung pada orang-orang yang makan terlalu cepat.

Dokter mendiagnosa orang-orang yang makan lebih cepat akan menelan lebih banyak makanan. Akibatnya lapisan lambung terkena lebih banyak asam lambung. 

Itulah beberapa dampak buruk makan terlalu cepat. Aturan makan di tempat 20 menit selama PPKM memang perlu dipatuhi. Tapi jika terlalu ketat, maka kegiatan makan cepat akan merugikan kesehatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Tangsel Batasi Makan di Tempat 20 Menit, Pemilik Warteg: Pelanggan Bisa Keselek

Pemkot Tangsel Batasi Makan di Tempat 20 Menit, Pemilik Warteg: Pelanggan Bisa Keselek

Jakarta | Selasa, 27 Juli 2021 | 20:15 WIB

Pemkot Bekasi Izinkan Makan di Tempat 20 Menit, Lebih dari Itu Bakal Disanksi

Pemkot Bekasi Izinkan Makan di Tempat 20 Menit, Lebih dari Itu Bakal Disanksi

Bekaci | Selasa, 27 Juli 2021 | 19:51 WIB

Alhamdulillah, PKL di Garut Bisa Kembali Jualan dengan Syarat Ini

Alhamdulillah, PKL di Garut Bisa Kembali Jualan dengan Syarat Ini

Jabar | Selasa, 27 Juli 2021 | 19:37 WIB

Perhatikan Persyaratan Perjalanan Dalam Negeri di Masa PPKM

Perhatikan Persyaratan Perjalanan Dalam Negeri di Masa PPKM

Lampung | Selasa, 27 Juli 2021 | 19:34 WIB

PPKM Level 4 Pekanbaru, Petugas Penyekatan Jalan Diminta Tak Arogan

PPKM Level 4 Pekanbaru, Petugas Penyekatan Jalan Diminta Tak Arogan

Riau | Selasa, 27 Juli 2021 | 20:15 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB