alexametrics

Cerita Tragis Ibu-ibu Alami Gejala Covid, Dua Hari Sakit-sakitan di Rumah hingga Meninggal

Agung Sandy Lesmana
Cerita Tragis Ibu-ibu Alami Gejala Covid, Dua Hari Sakit-sakitan di Rumah hingga Meninggal
Cerita Tragis Ibu-ibu Alami Gejala Covid, Dua Hari Sakit-sakitan di Rumah hingga Meninggal. Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

"...LN sudah dua hari terakhir mengalami sakit. Sakit yang dialaminya LN menunjukkan gejala COVID-19 seperti batuk, sesak nafas dan demam."

Suara.com - Peristiwa nahas kembali dialami warga yang meninggal diduga akibat Covid-19. LN, seorang ibu rumah tangga di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menghembuskan napas terakhir di kediamannya setelah dua hari sakit karena mengalami gelaja-gejala diduga Covid-19.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri seperti dikutip Antara, Rabu (29/7/2021) menceritakan detik-detik, IRT diduga terpapar Covid-19 itu meninggal di rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB.

"Informasi yang saya dapatkan. LN sudah dua hari terakhir mengalami sakit. Sakit yang dialaminya LN menunjukkan gejala COVID-19 seperti batuk, sesak nafas dan demam," kata Jaladri.

Dijelaskan Jaladri, sebelum dinyatakan meninggal dunia korban sudah menunjukkan gejala mengarah ke COVID-19. Namun yang bersangkutan saat sakit, tidak memeriksakan dirinya ke puskesmas terdekat atau rumah sakit, sehingga dirinya hanya memilih melaksanakan perawatan di rumahnya saja selama dua hari hingga meninggal.

Baca Juga: Saraf Rusak dan Penumpukan Sel Imun di Kornea Jadi Gejala Baru Long COVID-19

LN sendiri di kediamannya tidak tinggal sendiri, melainkan bersama suami dan anaknya. Sehingga setelah dinyatakan meninggal dunia jenazah wanita tersebut dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya oleh petugas dengan menggunakan alat pelindung lengkap (APD).

"Jenazah LN kini sudah dibawa ke rumah sakit RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, untuk ditindaklanjuti," bebernya.

Ditegaskan perwira Polri berpangkat melati tiga itu, kurangnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat akan penyebaran COVID-19 harus menjadi perhatian semua kalangan masyarakat. Maka dari itu, apabila ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala terpapar COVID-19, alangkah baiknya segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

"Puskesmas juga melakukan pemeriksaan swab antigen sehingga dapat ditangani lebih lanjut," ungkapnya.

Jebolan Akpol 1995 itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilisasi di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

Baca Juga: Kenali Sembilan Ciri-ciri Gejala Covid-19, Mulai Kehilangan Indera Penciuman Hingga Diare

"Ketika beraktivitas wajib terapkan protokol kesehatan, perbanyak cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan agar tidak mudah terpapar wabah tersebut," demikian Jaladri. (Antara)

Komentar