Elektabilitas AHY Meroket di Survei Capres, Demokrat: Rakyat Ingin Regenerasi Kepemimpinan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 04 Agustus 2021 | 12:11 WIB
Elektabilitas AHY Meroket di Survei Capres, Demokrat: Rakyat Ingin Regenerasi Kepemimpinan
Elektabilitas AHY Meroket di Survei Capres, Demokrat: Rakyat Ingin Regenerasi Kepemimpinan. Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Hasil survei terbaru lembaga survei Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) yang menempatkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam 5 besar kandidat calon presiden yang memiliki tingkat popularitas tinggi dimaknai sebagi suatu hal yang penting. Belum lagi, dalam survei tersebut Demokrat berada di urutan ketiga soal elektabilitas. 

Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat Tomi Satryatomo menegaskan bahwa pesan terpenting dari hasil survei nasional ini adalah publik menginginkan regenerasi kepemimpinan nasional pada Pemilu 2024.

"Tabulasi silang yang dilakukan Indostrategic menunjukkan pemilih muda cenderung memilih kandidat capres yang lebih muda," kata Tomi kepada wartawan, Rabu (4/8/2021). 

Tomi menjabarkan, kandidat capres yang lebih tua cenderung dipilih oleh generasi Baby Boomer (lahir 1945-1965) dan generasi sebelumnya yang lahir tahun 1925-1945). Namun menurutnya, pada perhelatan Pilpres 2024 nanti jumlah pemilih muda diprediksi akan mendominasi. Hal itu bisa mencapai angka 65 persen. 

"Selama ini kita disuguhi angka elektabilitas tunggal atas tokoh-tokoh nasional dari berbagai lembaga survei, tapi tabulasi silang ini menunjukkan pada kita bahwa ada kelompok usia yang berbeda, memiliki preferensi yang berbeda," katanya.

Sementara itu, terkait dengan diklaimnya elektabilitas AHY yang selalu stabil di setiap hasil survei, Tomi menyebut hal itu disebabkan oleh sejumlah faktor. 

"Faktor eksternal dijelaskan oleh survei tadi. Oleh publik, Mas AHY mewakili keinginan publik atas tokoh pemimpin muda yang segar, punya kapasitas dan kapabilitas serta bisa dengan percaya diri menjadi representasi Indonesia di panggung internasional," ucapnya. 

"Ada juga faktor internal yaitu soliditas Partai Demokrat sendiri." 

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan pada 23 Maret - 1 Juni 2021 di 34 provinsi di seluruh Indonesia melalui pendekatan face to face interview. Sedangkan untuk metode penarikan sampel dilakukan melalui multi-stage random sampling dengan jumlah sampel 2.400 responden. Di mana tingkat kepercayaan 95 persen dan level margin of error 2 persen. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Alasan Pesawat Kepresidenan Warna Biru di Era SBY, Ada Kepentingan Politik?

Terungkap Alasan Pesawat Kepresidenan Warna Biru di Era SBY, Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:29 WIB

Sindir Demokrat, Yusuf Muhammad: Gak Punya Malu, Dulu Korupsi Wisma Atlet Sekarang Pansos

Sindir Demokrat, Yusuf Muhammad: Gak Punya Malu, Dulu Korupsi Wisma Atlet Sekarang Pansos

Bogor | Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:58 WIB

Soal Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Demokrat: Utang Pemerintah Sudah Banyak

Soal Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Demokrat: Utang Pemerintah Sudah Banyak

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:29 WIB

Pasang Baliho di Mana-mana, Popularitas Puan Maharani dalam Survei Masih Kalah dari AHY

Pasang Baliho di Mana-mana, Popularitas Puan Maharani dalam Survei Masih Kalah dari AHY

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 16:33 WIB

Terkini

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

×